Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo menjelaskan tentang Harian Jogja pada mahasiswa UNY, Rabu (27/2/2019). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 30 mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) belajar tentang jurnalisme media cetak di Harian Jogja, Rabu (27/2/2019).
Kunjungan yang merupakan bagian dari mata kuliah Produksi Media Cetak ini dipimpin oleh dosen mata kuliah tersebut, Gilang Jiwana. Mereka diterima oleh Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo.
Dalam kunjungan tersebut, terungkap minat para mahasiswa tentang dunia jurnalisme. Ini terlihat dari pertanyaan mereka di sela pemaparan Nugroho Nurcahyo tentang produksi media cetak Harian Jogja.
Adilan Bil Asmi, salah satu mahasiswa bertanya tentang adanya kemungkinan pihak-pihak tertentu atau narasumber yang menghalangi wartawan saat mencari berita. "Pernahkah wartawan saat mencari data, dihalang-halangi atau dilarang?" tanyanya.
Menambahi pertanyaan tersebut, mahasiswa lain, Badar Ansori bertanya tentang apa tindakan yang dilakukan wartawan untuk mendapatkan data saat mendapat penolakan.
Menjawab pertanyaan tersebut, Nugroho Nurcahyo yang akrab disapa Popon menyebutkan hal itu pernah terjadi, contohnya ketika terjadi kebakaran di sebuah mal di Jogja. Ada oknum petugas keamanan yang menghalangi wartawan untuk meliput tentang kebakaran tersebut.
Namun, upaya pencarian data, menurutnya tidak terbatas pada pihak pengelola. Ada beberapa lapisan pihak yang bisa dimintai data untuk sumber berita. "Lapisan pertama adalah saksi mata atau orang yang ada di lokasi, dalam kasus tersebut, bisa jadi pengunjung mal yang melihat kebakaran," jelasnya.
Lapisan kedua yakni polisi. Sebagai pihak yang bertugas merekonstruksi kasus tersebut, polisi pastinya mengumpulkan data dan wartawan bisa bertanya kepada polisi. Karena mal merupakan wilayah privat, wartawan juga perlu meminta konfirmasi pada pengelola mal.
Usai kegiatan tersebut, Gilang Jiwana mengungkapkan pihaknya sengaja mengajak mahasiswa berkunjung ke Harian Jogja agar mereka belajar secara langsung tentang produksi media cetak. "Nantinya, mereka akan ditugasi membuat produk media cetak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.