Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kondisi salah satu ruangan SMPN 1 Purwosari, Gunungkidul terendam banjir, Minggu (17/3/2019). /Ist-BPBD Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul dan sekitarnya pada Minggu (17/3/2019) membuat banjir merendam sejumlah titik di Bumi Handayani. Tercatat sedikitnya 13 lokasi terendam banjir terdiri dari pemukiman warga, sekolah hingga kantor pemerintahan.
Berdasarkan data BPBD Gunungkidul dari 13 titik tersebut, antara lain di Kecamatan Purwosari, banjir menggenai seluruh kompleks SMPN 1 Purwosari hingga masuk ke ruangan. Kantor Korwil Dinas Pendidikan di kecamatan ini juga tidak luput dari rendaman banjir, tercatat ada empat titik banjir di Purwosari, salah satunya berada du Desa Giriasih.
“Untuk sekolah yang tergenang air di SMP 1 Purwosari,” terang Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki, Minggu (17/3/2019) malam.
Selain itu banjir di Gunungkidul juga merendam pemukiman warga, antara lain di Dusun Gedad dan Dusun Dungwanglu, Banyusoca, Playen, untuk sementara warga terdampak terdiri dari delapan kepala keluarga (KK) dengan jumlah 21 jiwa diungsikan ke tempat lebih aman. Banjir di lokasi ini akibat luapan sungai. Kemudian di Gadungsari, Wonosari, luapan sungai masuk hingga pekarangan warga.
Sedangkan di Tepus banjir terjadi di Dusun Bintaos Desa Sidoharjo, luapan air menggenangi akses jalan dan sekitar Pasar Bintaos. Di Dusun Pacar 2, Girisuko, Panggang luapan sungai menutup akses jalan menuju ke kawasan Karangduwet, Kecamatan Paliyan, hingga Minggu (17/3/2019) kondisi jalur tidak bisa dilewati.
Banjir juga menggenangi pemukiman warga di Desa Semanu Kecamatan Semanu, dengan jumlah terdampak sebanyak 11 KK. Penyebabnya air meluap dari drainase jalan menuju ke badan jalan, sehingga tidak hanya pemukiman yang terkena dampak namun juga akses lalu lintas di Simpang Empat Semanu menjadi terganggu.
“Data masih terus dikumpulkan di lapangan sembari melakukan penanganan bagi yang terdampak,” kata Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.