Krisis Air Bersih Mengancam, Gunungkidul Petakan Sumber Air Baru
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Bupati Gunungkidul, Badingah (dua dari kanan), meninjau kondisi Pantai Ngrenehan yang rusak diterjang banjir, Rabu (20/3/2019) /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dampak Badai Savannah tidak hanya menyebabkan banjir di sembilan kecamatan di Gunungkidul. Bencana juga melumpuhkan aktivitas perekonomian di kawasan pesisir sekaligus mengakibatkan turunnya jumlah kunjungan wisatawan hingga 30%.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Hary Sukomono, mengatakan kondisi perekonomian dan pariwisata di kawasan pesisir merosot. Hal ini terlihat dari data jumlah kunjungan yang masuk. Selama sepekan sebelum bencana, jumlah kunjungan mencapai 49.000 orang. Setelah bencana menerjang, akumulasi kunjungan selama sepekan hanya 17.000 orang. “Bahkan pada 21 Maret secara akumulasi kunjungan hanya 1.009 orang di seluruh destinasi,” kata Hary kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).
Ia tidak menampik musibah yang terjadi pada Minggu (17/3) memberikan pengaruh terhadap turunnya jumlah pengunjung. “Penurunan sampai 30 persen dan ini bukan jumlah yang sedikit, apalagi sejumlah pantai seperti Baron, Kukup, Drini hingga Ngerenehan juga ikut diterjang banjir,” katanya.
Menurut dia, turunnya jumlah kunjungan sebagai dampak Badai Savannah menjadi bahan evaluasi Dinpar Gunungkidul agar target PAD dapat terpenuhi di akhir tahun. Terlebih, kata Hary, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, memasuki Mei-Juni kondisi wilayah pantai berpotensi terjadi gelombang tinggi. “Bencana di awal tahun ini menjadi perhatian sehingga kami terus berinovasi dan menggelar promosi agar target wisatawan dapat terpenuhi,” katanya.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Edi Susilo, mengatakan Pemkab harus benar-benar fokus dalam pengembangan pariwisata. Ia tidak ingin target PAD di sektor pariwisata di 2018 yang meleset terulang kembali di 2019. “Harus terus berinovasi dan berkreasi sehingga wisatawan bisa nyaman dan senang pada saat berkunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.