Pendapatan Gunungkidul 2025 Capai Rp2,067 Triliun, PAD Lampaui Target
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Ilustrasi konvoi kampanye./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki hari ketiga kampanye rapat umum terbuka, seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu telah mendapatkan jatah untuk berkampanye. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda parpol yang engerahkan massa dalam jumlah besar untuk berkampanye secara terbuka.
Ketua DPD PKS Gunungkidul, Ari Siswanto, mengatakan Selasa (26/3/2019) merupakan jatah partainya untuk kampanye terbuka. Namun jatah tersebut tidak digunakan karena masih fokus untuk kegiatan masing-masing caleg. “Kami lewatkan. Rencananya kami menggelar flashmob dengan mengerah kader, sukarelawan, simpatisan dan caleg pada Minggu [31/3/2019],” kata Ari, Selasa.
Menurut dia, meski melewatkan jadwal kampanye perdana, hal tersebut bukan masalah. Selain jatah kampanye yang masih ada, para caleg yang dimiliki terus berjuang dengan menggelar pertemuan dengan jumlah massa terbatas.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bendahara DPC Gerindra Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo. Menurut dia, di hari ketiga kampnye terbuka partainya mendapatkan jatah berkampanye. Namun hal tersebut tidak digunakan karena kampanye baru dilaksanakan bertepatan dengan jadwal kampanye Calon Presiden Prabowo Subianto di Kota Jogja, Senin (8/4/2019). “Untuk sementara kami lewatkan jatah kampanye terbuka. Pengerahan simpatisan dan kader dilakukan bersamaan dengan kampanye calon presiden,” kata Bambang.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, membenarkan apabila jadwal kampanye terbuka di Bumi Handayani masih adem ayem. Hal tersebut bukan menjadi masalah karena pelaksanaan kampanye tidak hanya rapat umum, tetapi peserta pemilu juga dapat menggelar rapat terbatas. “Jadi tinggal dipilih mau yang terbuka atau cara kampanye yang lain karena terpenting semua sesuai dengan aturan,” kata Is Sumarsono.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jajarannya sebagai menyelenggara hanya sebatas memfasilitasi. Apabila peserta tidak menggunakan jadwal kampanye maka hal tersebut menjadi urusan masing-masing partai. “Yang jelas kami sudah berikan porsi yang sama dalam kampanye terbuka,” kata Hani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
KPK periksa istri dan anak eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, telusuri aset dugaan gratifikasi Rp17 miliar.
Jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 3 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek waktu keberangkatan di sini.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
B50 resmi berlaku, tekan impor BBM namun berisiko picu krisis minyak goreng dan beban subsidi akibat harga CPO.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.