Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution menunjukkan kaca depan dealer yang nyaris bolong akibat ditembak yang diduga dari peluru senapan angin, di Dusun Gunung Gempal, Desa Giripeni, Kecamatan Wates, tepatnya di pinggir jalan Jogja-Wates, KM 2, Kulonprogo, Selasa (26/3/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Kepolisian Resor Kulonprogo terus berupaya mengungkap pelaku penembakan kaca showroom sebuah dealer sepeda motor di Dusun Gunung Gempal, Desa Giripeni, Kecamatan Wates, yang terjadi pada Selasa (26/3/2019) lalu. Salah satunya mengandalkan rekaman CCTV.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kulonprogo, AKP Ngadi, mengatakan pihaknya telah mencermati hasil rekaman dari tiga CCTV yang terpasang di dealer tersebut, terutama kamera yang terpasang di atas pintu utama showroom.
Ngadi mengakui dalam proses ini, pihaknya cukup kesulitan mengungkap pelaku. Pasalnya hasil rekaman CCTV tidak terlalu jelas. Kondisi ini terjadi karena peristiwa penembakan dilakukan dini hari. "Sehingga orangnya tidak keliatan, hanya remang-remang aja," ujar Ngadi, Rabu (27/3/2019). Meski begitu, tim masih berupaya untuk mengamati hasil rekaman itu secara lebih cermat.
Diberitakan sebelumnya, kaca depan sebuah showroom milik dealer penyedia sepeda motor merek Kawasaki di Jalan Jogja-Wates, KM 2, Dusun Gunung Gempal, Desa Giripeni, Kecamatan Wates, nyaris bolong akibat tertembak peluru, Selasa (26/3/2019).
Suroto, saksi kejadian yang merupakan penjaga malam dealer bernama Sumber Buana Motor itu mengaku mendengar suara ledakan sebanyak satu kali sekitar pukul 03.00 WIB. Ia lantas mengecek kondisi ruangan bagian depan yang diperuntukkan untuk showroom sepeda motor. Namun saat itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda kerusakan.
"Saya langsung cek dari dalam, tapi tidak ada apa-apa, karena saat kejadian lampu ruangan bagian depan [tempat showroom motor] dalam kondisi mati, di halaman depan juga tidak siapa-siapa hanya kendaraan lewat, tapi sekitar pukul 06.00 saya cek lagi kok kacanya agak pecah, langsung saya hubungi temen-temen kantor dan laporan ke polisi," ucapnya.
Penembakan ini membuat kaca dealer setebal 8 mm nyaris tembus di dua titik. Serpihan peluru yang diduga merupakan jenis mimis memantul hingga 10 meter dari lokasi kejadian.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution yang datang langsung ke lokasi kejadian mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Saat ini jajaran kepolisian tengah melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara untuk mengumpulkan bukti termasuk dari pantauan CCTV.
"Masih kami selidiki. Saya lihat bukan motif teror, lebih kepada motif sendiri. Jenis peluru ini mimis, bukan tajam seperti yang digunakan senjata organik. Nanti pastinya menunggu tim identifikasi, tapi untuk sekarang ada dua titik. Peluru memantul keluar. Mungkin dari senapan angin atau airsoftgun. Kalau senjata api pasti sudah tembus," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.