Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia- Nurul Hidayat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 diminta segera menyerahkan nama-nama saksi yang akan ditempatkan di 2.718 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh wilayah Gunungkidul. Berdasarkan data dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul, hingga Jumat (29/3/2019) jumlah saksi yang masuk dan dilaporkan oleh parpol tercatat sebanyak 9.523 orang.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, mengatakan jumlah tersebut berasal dari delapan partai. Sebanyak tujuh parpol lainnya belum mengirimkan nama saksi mereka. "Ada tujuh parpol yang belum melaporkan nama-nama saksi. Kami masih menunggu, karena sesuai aturan nama harus diserahkan paling lambat akhir Maret ini," ucapnya, Sabtu (30/3/2019).
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jika 15 parpol sudah mengirimkan nama-nama saksi, maka jumlah semua saksi mencapai 40.770 orang. "Jumlah tersebut belum ditambah saksi dari calon anggota Dewan Perwakilan Daerah [DPD] RI," katanya, Sabtu.
Dia menambahkan, sebelum ikut mengawasi jalannya pemilu, khususnya saat penghitungan dan rekapitulasi surat suara, saksi wajib menunjukkan KTP, menyerahkan surat dari peserta pemilu kepada KPPS dan meminta bukti tanda terima surat paling lambat satu hari sebelum pemilu, serta saksi harus memegang surat atau mandat dari parpol tertentu. "Jika tidak dapat menunjukkan surat akan dianggap menjadi saksi ilegal," ujarnya.
Ketua DPD Hanura Gunungkidul, Suparsarwo, menuturkan jajarannya menyiapkan saksi yang akan ditempatkan di seluruh TPS di Gunungkidul. "Pada Selasa [26/3] kami sudah menyiapkan 2.500 orang saksi, dan saat ini [Sabtu] hampir 2.700 orang. Ribuan saksi ini bakal mendapatkan honor dengan besaran sekitar Rp200.000 per orang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.