Hari Pelanggan Nasional 2026, Ini yang Dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan Jogja
Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Jogja menghadirkan display produk PEKA dan booth MLT Perumahan untuk memperluas manfaat bagi pekerja.
Anggota DPD RI Dapil DIY, GKR Hemas (tengah) saat bicara soal Pancasila, UUD 1945 di hadapan guru-guru madrasah di Aula gedung DPD RI, Senin (1/4/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Jelang Pemilu, isu pertarungan antara kelompok Pancasila dengan Khilafah kembali mencuat. Masyarakat diimbau untuk menolak tegas ideologi yang ingin merusak persatuan dan kesatuan NKRI.
Anggota DPD RI GKR Hemas mengingatkan agar masyarakat jangan mau untuk diadu domba oleh kepentingan segelintir orang yang akan merusak persatuan dan kesatuan NKRI. Menurut Hemas, ideologi Pancasila sebagai dasar negara sudah final. Kalau masih ada kelompok yang tidak mau mengakui Pancasila, tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya, tidak menghormati bendera Merah Putih, maka masyarakat harus tegas menyikapinya.
"Harus tegas menjelaskan kepada mereka bahwa Pancasila menjadi dasar bagi NKRI. Guru-guru juga harus menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada murid-muridnya. Semaju-majunya bangsa yang sudah superpower saja mereka tetap bangga dengan negaranya," kata Hemas di hadapan guru-guru madrasah di Kantor DPD RI DIY, Senin (1/4/2019).
Saat ini, model sosialisasi Pancasila secara konvensional saja tidak cukup. Model penyampaian harus dilakukan secara inovatif dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Pasalnya sudah sekitar 20 tahun lebih masyarakat kehilangan ruh dasar negara. Hal itu akibat perubahan model pendidikan yang diterapkan. "Akibat hilangnya mata pelajaran Pancasila, masuklah kepentingan segelintir orang dengan khilafah. Anak-anak yang saat ini berusia 30-an tidak memahami Pancasila," kata istri Sri Sultan HB X itu.
Selain sekolah, kampus-kampus juga tidak luput dari penyebaran ideologi tersebut. Mereka tidak jarang melakukan diskusi-diskusi soal agama. Kalau tidak ada leader yang mengontrol, mereka bisa terjerumus. Padahal, ideologi yang mereka bawa bukan Islam di Indonesia.
"Tak usah mempersoalkan agama kalau menilai Islam di Indonesia lebih baik. Jangan mau dimasuki ideologi yang merusak kesatuan dan persatuan bangsa. Apakah mau kita semua diadu domba seperti Suriah," katanya.
Untuk membumikan kembali nilai-nilai Pancasila pada anak-anak, guru diminta untuk melibatkan mereka dalam group diskusi. Anak-anak dilatih untuk mengurai sila persila dari lima sila yang ada. Hak itu dilakukan sebagai salah satu langkah agar anak-anak memahami betul apa itu Pancasila. Baginya, meletakkan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara ini sangat penting.
"Pancasila adalah kita. Kita adalah Indonesia. Karena itu kita harus benar benar menghayati makna Pancasila agar perilaku dalam berbangsa dan bernegara dapat selaras dengan cita-cita dasar Negara," katanya.
Ketua Pusat Studi Pancasila UGM Heri Santoso berharap agar Pancasila sebagai dasar negara harus terus dijaga agar NKRI tetap utuh dan terhindar dari perpecahan. Agar bangsa ini tetap berdiri kokoh, warga Negara harus mengamalkan sila-sila dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan tidak hanya sebatas slogan semata.
"Ajarkan kebudayaan dan agama yang benar di PAUD. Misalnya dengan bernyanyi dan bermain. Permainan asli Indonesia semuanya mengusung nilai-nilai gotong-royong dan tidak egois," kata Heri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Jogja menghadirkan display produk PEKA dan booth MLT Perumahan untuk memperluas manfaat bagi pekerja.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menyebut kondisi fiskal DIY masih aman hingga akhir 2026 meski pemerintah daerah harus terus menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerint
Sebanyak 17 siswa sekolah dasar (SD) dari berbagai sekolah di Kapanewon Pajangan, Bantul, unjuk kemampuan mempresentasikan buku dalam Festival Literasi ATPUSI
Jadwal Liga Inggris 2026/2027 pekan kelima menghadirkan Brentford vs Chelsea, Brighton vs Arsenal, Man City vs Sunderland, dan Fulham vs Man United.
Kawasaki W800 2027 resmi meluncur di Jepang dengan harga 1.309.000 yen. Motor klasik ini tetap memakai mesin 773 cc berpendingin udara.
Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif sekaligus relevan dengan gaya hidup.