Grubug Tampilkan Jatilan Kudho Wiromo Putro
Penampilan jatilan Kudho Wiromo Putro di Dusun Grubug, Desa Jatisarono, Kecamatan Nanggulan, Jumat (19/3/2019).-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Minat warga untuk menyaksikan kesenian tradisional masih tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan kemeriahan suasana pada Jumat (29/3/2019) malam di gelaran atraksi seni budaya di Dusun Grubug, Desa Jatisarono, Kecamatan Nanggulan. Warga sengaja datang untuk menyaksikan penampilan kelompok kesenian jatilan Kudho Wiromo Putro.
Ketua Kudho Wiromo Putro, Suparjo, menuturkan gelaran ini merupakan peringatan hari ulang tahun Kudho Wiromo Putro yang ke-25. Selama berdirinya kelompok tersebut, Suparjo menyatakan keinginannya untuk terus melestarikan seni jatilan sebagai salah satu budaya warisan leluhur.
Pentas jatilan dibagi menjadi tiga babak. Untuk dua babak dimainkan oleh kelompok putra sedangkan satu babak dimainkan kelompok putri. Tampil percaya diri sembari membawa kuda kepang yang terbuat dari anyaman bambu, mereka tampil atraktif dengan gerakan dinamis mengikuti irama gamelan.
“Judul yang dibawakan ialah Panji Asmoro Bangun Mencari Jodoh, menceritakan sosok Panji yang sedang mencari Galuh Condro Kirono.” paparnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Senin (1/4/2019).
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY Wardoyo mengungkapkan agenda ini akan memberikan ruang keativitas dan mendorong semangat warga untuk mengoptimalkan potensi-potensi desanya yang kedepannya akan menjadi sebuah kekuatan budaya maupun wisata.
“Kami juga berharap acara ini menjadi ajang penyemangat para generasi muda untuk tetap melestarikan budayanya di daerah sendiri,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share