Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Advokat senior Otto Hasibuan saat Sharing Experience bersama Peradi Jogja di Royal Ambarukmo Hotel. /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Para advokat didorong untuk lebih banyak belajar dari pengalaman orang lain. Hal itu dinilai penting agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sudah dilakukan oleh advokat lainnya.
Advokat senior Otto Hasibuan mengatakan seorang lawyer perlu membaca dan mendengar cerita dari lawyer lainnya. Pengalaman yang diperoleh orang lain, katanya, hampir tidak didapat di bangku belajar.
"Hampir semua tokoh di dunia, bukunya saya punya dan saya baca. Sebab banyak hal yang bisa diketahui pengalaman orang yang tidak ada di bangku kuliah," katanya di sela-sela kegiatan Sharing Experience bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jogja di Royal Ambarukmo Hotel, Sabtu (6/4/2019).
Dengan banyak membaca, mendengar dan sharing dengan advokat lainnya, kata Otto, maka seorang advokat bisa mengetahui bagaimana mereka bisa berhasil dan bisa mengantisipasi hal-hal yang bisa merintangi keberhasilan itu. Seseorang seringkali banyak bicara dan jarang sekali mau mendengarkan. "Banyak orang yang ingin didengar, banyak berbicara. Kalau itu yang terjadi, maka isinya tidak akan bertambah," katanya.
Sebaliknya, jika advokat rajin mendengar akan lebih banyak (Informasi) yang masuk dibandingkan yang keluar.
"Jadi bicara pada waktunya, dan harus mendengar lebih banyak. Ini prinsip. Di sini saya sharing bagaimana menjadi advokat. Sebelum anda jatuh, anda sudah diberitahu orang, jadi anda jangan jalan di sana," katanya di hadapan ratusan advokat Peradi Jogja.
Ketua Umum Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan mengingatkan agar para advokat tetap mengedepankan hari nurani saat menjalankan profesinya sebagai bagian dari penegak hukum di Indonesia. Para advokat juga diminta menjaga kode etik dalam beracara. Hal itu untuk menghindari penyimpangan dalam penegakan hukum.
"Kalau ada yang menyimpang dari kode etik, kami tetap akan menindak tegas demi menjaga profesi advokat. Tidak ada yang sulit menjalankan profesi ini kalau dijalankan sesuai kode etik dan hati nurani. Jujur pada diri sendiri dan jujur ke klien. Jangan sampai berbohong," kata Fauzie.
Fauzi juga meminta agar para advokat tidak lupa membantu masyarakat miskin yang terjerat masalah hukum. Hal itu sebagai bentuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. "Kami minta setiap advokat memberikan bantuan hukum bagi warga miskin. Ini juga bagian dari kepedulian Peradi terhadap warga kurang mampu," pintanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.