Yaman Kecam Serangan Houthi, Janji Jaga Keamanan Laut Merah
Pemerintah Yaman mengecam serangan Houthi di Laut Merah dan menegaskan wilayahnya tidak akan digunakan untuk mengancam keamanan maritim internasional.
Beberapa pencari kerja tengah mengikuti kegiatan Pameran Job Fair dan Kesempatan Magang di Aula Disnakertrans Kulonprogo, Kamis (25/4/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja berupaya mengefektifkan penyerapan tenaga kerja guna mengurangi angka pengangguran. Salah satu cara yang dilakukan dengan memperbanyak kerja sama program magang kerja dibanding pelatihan untuk dunia kerja.
“Kami akan memperbanyak kerja sama dengan perusahaan untuk melaksanakan program magang kerja. Selama ini, memang banyak pelatihan untuk dunia kerja, tetapi belum efektif untuk penyerapan tenaga kerja,” kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (2/5/2019).
Oleh karena itu, lanjut dia, dari pada memperbanyak pelatihan yang mengarah pada beberapa keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja tetapi belum tentu bisa terserap dunia kerja, maka akan lebih baik jika memperbanyak program magang kerja.
“Dengan program magang maka para pencari kerja memiliki kesempatan yang lebih besar untuk diserap dunia kerja karena sudah memiliki pengalaman yang lebih baik. Atau perusahaan menawarkan kesepakatan penyerapan tenaga kerja setelah magang,” katanya.
Pada tahun ini, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja untuk pertama kalinya menyelenggarakan “magang fair” guna menjaring pencari kerja atau bahkan masyarakat umum yang ingin magang di sejumlah perusahaan.
Pemerintah Kota Jogja menggandeng 20 perusahaan untuk program tersebut yang seluruhnya bergerak di bidang jasa pariwisata. Dari program tersebut, direkrut sebanyak 40 calon tenaga kerja untuk magang selama lima bulan.
Selama magang, peserta juga memperoleh fasilitas seperti uang transpor bahkan memiliki kesempatan direkrut menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut jika mampu menjalankan pekerjaan dengan baik atau sesuai standar perusahaan.
Meskipun akan memperbanyak program magang, namun Heroe memastikan jika kegiatan pelatihan keterampilan tetap akan dilakukan, namun sasaran lebih diutamakan pada kelompok tertentu seperti ibu rumah tangga.
“Misalnya pelatihan peningkatan keterampilan untuk kebutuhan wirausaha di bidang kuliner atau kerajinan seperti batik jumputan,” katanya.
Pada tahun ini, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja menyelenggarakan 23 jenis pelatihan dengan total kuota 590 peserta atau rata-rata 20 peserta di tiap pelatihan. Pelatihan yang biasanya diminati banyak peserta di antaranya mengemudi mobil, membuat kue dan menjahit.
Sejumlah pelatihan baru pun digelar seperti barista dan airport operation officer untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di bandara baru Jogja yang akan beroperasi tahun ini.
Pelatihan keterampilan tersebut juga diberikan kepada penyandang disabilitas yaitu tunarungu dan tunadaksa ringan yaitu pelatihan membatik lanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah Yaman mengecam serangan Houthi di Laut Merah dan menegaskan wilayahnya tidak akan digunakan untuk mengancam keamanan maritim internasional.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.