Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Hasto Wardoyo/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kaderisasi dan Ideologi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Idham Samawi, mengakui adanya surat pengangkatan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Idham mengatakan tidak ada pembahasan khusus di DPP PDIP mengenai pengangkatan Hasto larena penunjukan itu langsung dari Presiden. Partai hanya mendukung dan mengapresiasi sepenuhnya ajakan Presiden Joko Widodo terhadap Hasto, salah satu kader terbaik PDIP.
Menurut dia, Hasto Wardoyo memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan Kepala BKKBN. Tidak hanya menjadi kepala BKKPB, bahkan ia mendorong Hasto menjadi Menteri Kesehatan. “Semoga Pak Hasto tidak hanya di BKKBN, tetapi ini tiket menuju menteri kesehatan di kabinet yang akan datang,” kata Idham, saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (10/5/2019).
Idham mengharapkan masyarakat DIY dan Kulonprogo merelakan kepergian Hasto menuju skala nasional. Ia mengklaim negara membutuhkan sosok seperti Hasto Wardoyo.
Namun demikian, anggota DPR RI ini enggan menjelaskan detail terbitnya surat pengangkatan dan alasan presiden mengangkat Hasto. “Kalau itu kewenangan presiden. Partai tidak tahu. Partai hanya mengapresisi dan mendukung sekali [pengangkatan Hasto menjadi kepala BKKBN]. Tentu ini merupakan kehormatan,” kata Idham.
Terkait posisi Hasto sebagai bupati, Idham berkata, “Nanti setelah resmi dilantik otomatis harus mengundurkan diri [dari jabatan bupati]. Dan wakil bupati otomatis naik menjadi bupati. Kursi wakil bupati yang kosong nanti akan dibahas oleh partai pendukung, sekarang belum ada pembahasan.”
Idham kembali menegaskan pengangkatan Hasto menjadi Kepala BKKBN bukan diusulkan partai, melainkan karena keinginan presiden. “DPP PDIP mempersilakan presiden ketika akan menggunakan kader terbaik partai,” ujar Idham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati DIY memperkuat kerja sama hukum. Iuran pekerja Rp13,7 miliar berhasil dipulihkan hingga 2026.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.