30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Hasto Wardoyo/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kaderisasi dan Ideologi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Idham Samawi, mengakui adanya surat pengangkatan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Idham mengatakan tidak ada pembahasan khusus di DPP PDIP mengenai pengangkatan Hasto larena penunjukan itu langsung dari Presiden. Partai hanya mendukung dan mengapresiasi sepenuhnya ajakan Presiden Joko Widodo terhadap Hasto, salah satu kader terbaik PDIP.
Menurut dia, Hasto Wardoyo memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan Kepala BKKBN. Tidak hanya menjadi kepala BKKPB, bahkan ia mendorong Hasto menjadi Menteri Kesehatan. “Semoga Pak Hasto tidak hanya di BKKBN, tetapi ini tiket menuju menteri kesehatan di kabinet yang akan datang,” kata Idham, saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (10/5/2019).
Idham mengharapkan masyarakat DIY dan Kulonprogo merelakan kepergian Hasto menuju skala nasional. Ia mengklaim negara membutuhkan sosok seperti Hasto Wardoyo.
Namun demikian, anggota DPR RI ini enggan menjelaskan detail terbitnya surat pengangkatan dan alasan presiden mengangkat Hasto. “Kalau itu kewenangan presiden. Partai tidak tahu. Partai hanya mengapresisi dan mendukung sekali [pengangkatan Hasto menjadi kepala BKKBN]. Tentu ini merupakan kehormatan,” kata Idham.
Terkait posisi Hasto sebagai bupati, Idham berkata, “Nanti setelah resmi dilantik otomatis harus mengundurkan diri [dari jabatan bupati]. Dan wakil bupati otomatis naik menjadi bupati. Kursi wakil bupati yang kosong nanti akan dibahas oleh partai pendukung, sekarang belum ada pembahasan.”
Idham kembali menegaskan pengangkatan Hasto menjadi Kepala BKKBN bukan diusulkan partai, melainkan karena keinginan presiden. “DPP PDIP mempersilakan presiden ketika akan menggunakan kader terbaik partai,” ujar Idham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Kementerian PU mempercepat pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk menghadapi ancaman El Nino terhadap target swasembada pangan.
OJK mewajibkan laporan insidental PMDK melalui Sistem Pelaporan OJK mulai 1 Oktober 2026 untuk memperkuat pengawasan berbasis teknologi.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Sebanyak 11 calon lurah berstatus petahana gagal mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Gunungkidul yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Dealer baru Royal Enfield Jogja resmi dibuka di Jalan Laksda Adisucipto. Ada test ride, servis, sparepart asli, hingga ruang komunitas.