Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Ilustrasi imunisasi./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Kesehatan menemukan dua kasus rubella di Gunungkidul. Hasil ini berdasarkan penyelidikan epidemiologi dari tim sureveilans yang diterjunkan beberapa waktu lalu.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, penyakit rubella menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Hasil pemeriksaan dari petugas, hingga pertengahan Mei ini sudah ada dua kasus rubella yang ditemukan. “Satu kasus menyerang anak-anak dan satu kasus lainnya menjangkit remaja,” kata Priyanta kepada wartawan, Senin (20/5/2019).
Dia menjelaskan, untuk kasus yan terjadi di wilayah Semanu teridentifikasi pada 27 April lalu. Korban pada saat itu menderita demam tinggi dan muncul bintik-bintik kemerahan di kulit. “Usai penyelidikan, korban langsung ditangani oleh petugas medis. Sedang satu kasus lainnya terjadi di Kecamatan Ponjong dan sekarang sudah dalam penanganan,” ungkapnya.
Kepala Seksi Suerveilans dan Imunisasi (Survim), Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Gunungkidul, Niken Widyawati mengatakan, penyakit rubella disebabkan oleh togavirus, ditularkan melalui saluran pernapasan saat batuk atau bersin. Menurut dia, penyakit ini tidak masalah jika menderita orang dewa karena tidak banyak memberikan dampak. Namun demikian, virus ini akan sangat berbahaya bagi ibu hamil khususnya yang kadungannya memasuki tiga bulan pertama. Jika tidak diperhatikan, sambung dia kondisi ini akan berpengaruh terhadap perkembangan janin. “Kalau diiarkan anak yang dilahirkan bisa cacat permanen, katarak hingga kebocoran jantung,” katanya.
Niken menjelaskan, pencegahan penyakit rubella dilakukan dengan memberikan vaksin MR kepada anak-anak. Untuk capaian di Gunungkidul mencapai 98% atau lebih tinggi dari cakupan nasional yang hanya sebesar 95%. “Meski lebih tinggi, upaya sosialisasi imunisasi akan terus dilakukan sehingga temuan kasus rubella bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia lima perjalanan. Cek jadwal keberangkatan dari kedua stasiun.
BNI membuka exclusive presale konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta. Nasabah bisa mendapat diskon tiket hingga 20% dan cicilan 12 bulan.
Jadwal Kereta Bandara YIA Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.
Jadwal KRL Palur-Jogja Sabtu, 22 Agustus 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.