BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji, Desa Bugel, Panjatan, Sukarman, membongkar tanaman cabai di lahannya di Desa Bugel, Senin (11/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Produktivitas cabai petani di pesisir pantai selatan diprediksi menurun di tahun ini mengingat banyak petani yang mengandalkan tanaman lain.
Ketua Kelompok Tani Fisik Pranaji, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Sukarman, mengatakan tiap tahunnya produktivitas cabai di petani cenderung turun. Dalam satu lahannya, petani lebih memilih mengandalkan melon dan semangka dibanding cabai.
“Tiap tahunnya persentase tanaman cabai dibanding melon atau semangka semakin sedikit,” tuturnya, Senin (20/5). Ia menjelaskan pada 2018, persentase cabai lebih banyak dibanding menanam melon atau semangka. Tanaman cabai sampai 70% sedangkan tanaman melon dan semangka hanya 30%.
Di tahun ini, kondisinya malah terbalik. “Tanaman cabai 30 persen, banyaknya yang menanam melon semangka sampai 70 persen,” ungkap Sukarman, Senin (20/5/2019). Kondisi seperti itu membuat tahun ini diprediksi produktivitas cabai semakin menurun.
Dia memaparkan lebih menguntungkan menanam melon semangka dibanding menanam cabai. Biaya produksi tanaman cabai pun dianggap lebih mahal dibanding tanaman melon dan semangka. Ditambah, pada tahun lalu, tempat pelelangan cabai yang diandalkan petani pun berkurang. Dari 25 tempat lelang, hanya 15 tempat yang bertahan, sisanya terkena penggusuran akibat adanya Yogyakarta International Airport (YIA).
Kepala Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Jayeng Purwadi mengatakan petani di pesisir selatan banyak yang mengandalkan pasar lelang cabai. “Dari pasar lelang itu nanti didistribusikan ke Jakarta atau Sumatra,” tuturnya. Berdasarkan datanya, di tahun lalu, jumlah produksi cabai mencapai sekitar 19.000 ton. Lalu produktivitasnya bisa sampai sembilan atau 10 ton per hektarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.