Investor Jepang dan Tiongkok Sudah Melirik Semin Namun Belum Masuk
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.
Ilustrasi sapi yang ada di Pasar Hewan Imogiri, Bantul, akhir pekan lalu./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul melalui lintas instansi melakukan berbagai upaya dalam mencegah meluasnya temuan antraks. Pemberian vaksin terhadap ternak terus dilakukan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan upaya pencegahan telah dilakukan mulai dari kebijakan melokalisasi ternak, penyemprotan anti biotik hingga pemberian vaksin agar ternak seperti kambing dan sapi yang dipelihara warga tidak tertular. Total hingga saat ini sudah ada 175 ekor sapi, 485 kambing dan sembilan domba yang diberikan vaksin.
“Vaksin akan terus dilakukan karena sesuai aturan di wilayah terpapar harus dilakukan vaksinasi ternak selama sepuluh tahun. Setiap tahunnya ternak-ternak divaksin sebanyak dua kali,” kata mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan ini Jumat (24/5/2019)..
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Veteriner, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widyastuti mengatakan, pihaknya tidak ingin kecolongan lagi sehingga upaya pencegahan akan terus dilakukan. Selain terus memperluas area vaksinasi hewan ternak, juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan. “Kami rutin lakukan pengecekan karena ini bagian tugas agar kesehatan hewan terjaga. Salah satunya bisa dilihat di Pasar Hewan Siyono ada petugas yang melakukan pemeriksaan,” katanya.
Dia pun berharap kasus ini tidak semakin meluas dan penanganan hanya di satu lokasi. “Otomatis dengan adanya kasus, maka Gunungkidul masuk endemi antraks karena kasus yang sama bisa muncul lagi,” ungkapnya.
Kewaspadaan terhadap penyebaran antraks juga dilakukan di Dinas Kesehatan Gunungkidul. Ini lantaran, virus ini tidak hanya menyerang hewan tapi juga bisa menular ke manusia. “Kita masih menunggu hasil uji lab terhadap orang yang jadi suspect antraks,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty.
Guna pencegahan penularan, lanjut dia, dinkes akan melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan, khususnya warga yang tinggal berdekatan dengan area temuan kasus. “Tidak semua diperiksa karena pemerisakaan agar suasana menjadi gaduh. Yang jelas, kami akan terus pantau hingga kondisi benar-benar aman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.
Drama China mendominasi iQIYI 2026! Pursuit of Jade puncaki daftar 10 drama terpopuler. Simak rekomendasi drachin terbaik untuk ditonton di sini.
IShowSpeed viral usai memohon Lamine Yamal mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026. Fans berat Ronaldo itu takut Messi semakin mengukuhkan status GOAT.
RTS Link Johor Bahru-Singapura yang mulai beroperasi 2027 diperkirakan memicu defisit belanja Singapura hingga Rp4 triliun per tahun dan menekan sektor ritel se
Timnas Basket Putri U-18 Indonesia vs Samoa di perempatfinal FIBA Asia Cup 2026. Laga hidup mati untuk tiket semifinal dan promosi ke Divisi A.
Cara membedakan oli asli dan palsu perlu diketahui pemilik kendaraan. Kenali ciri kemasan, warna, hingga dampak fatal oli palsu terhadap mesin mobil dan motor.