Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Petugas Dishub Gunungkidul mengecek kondisi bus di garasi bus PO Maju Lancar di Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Selasa (28/5/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul berencana menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check secara berkala dengan sasaran armada angkutan Lebaran 2019. Kegiatan ini untuk memastikan kendaraan layak jalan sehingga angka kecelakaan dapat ditekan.
Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto, mengatakan ram check dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan angkutan umum. Rencananya pemeriksaan dilakukan rutin setiap hari di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari. “Untuk mengurangi risiko kecelakaan ramp check kami lakukan setiap hari. Jika tidak layak, maka kendaraan tidak diberangkatkan,” kata Syarief kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan di garasi bus PO Maju Lancar, Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Selasa (28/5/2019).
Dia menjelaskan di dalam pemeriksaan kesiapan armada angkutan Lebaran di garasi bus PO Maju Lancar, petugas menemukan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang kondisinya tidak layak jalan lantaran saat diperiksa salah satu ban dalam kondisi aus. “Sudah kami catat dan harapannya ban diganti sehingga bisa layak jalan,” katanya.
Selain memeriksa kondisi kendaraan di garasi bus PO Maju Lancar, ramp check juga dilakukan di garasi bus PO Rosalia Indah di Kecamatan Semin. Adanya temuan di lapangan dijadikan catatan. Jika kendaraan layak jalan maka dipasang stiker Angkutan Lebaran 2019. “Harapannya para penumpang menggunakan armada yang telah terpasangi stiker. Pemasangan itu sebagai tanda bahwa kendaraan telah lolos uji pemeriksaan,” katanya.
Pemilik PO Maju Lancar, Sutrisno, mengatakan perusahannya menyiapkan 40 bus untuk angkutan Lebaran 2019. Menurut dia, dari hasil pemeriksaan petugas Dishub Gunungkidul, ada beberapa bus miliknya yang kondisi belum layak jalan. “Ada ban bus yang sudah aus dan masih terpasang. Ini bukan masalah karena kami siap menggantinya sehingga armada benar-benar layak jalan,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan pelaksanaan ramp check untuk mengetahui kesiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini. Dia berharap selama arus mudik maupun balik dapat berjalan dengan lancar. “Mudah-mudahan tidak ada insiden yang dapat mengganggu perayaan Lebaran. Ya kalau memang ada temuan saat pemeriksaan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan sehingga armada benar-benar layak jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.