Gunungkidul Tak Kebagian Kuota Transmigrasi 2026, Ini Penyebabnya
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Pohon pisang ditanam di jalan berlubang di Desa Karangsari, Kecamatan Semin./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2019, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) memperbaiki 13 titik ruas jalan di Gunungkidul yang rusak dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Seksi Pemeliharan Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan perbaikan untuk titik rusak dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Total ada 13 titik jalur yang diperbaiki. “Total ada 13 titik yang kami perbaikan dan tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Senin (27/5/2019).
Wadiyana menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk menyambut arus mudik Lebaran tahun ini. Diharapkan dengan pemeliharaan ini dapat memperlancar arus lalu lintas pemudik saat pulang ke kampung halaman. “Perbaikan di beberapa titik harus dilakukan dengan serius. Salah satunya di jalur Semin-Kalilunyu. Jalan harus ditinggikan karena banyak yang ambles. Namun secara umum perbaikan bersifat pemeliharaan dengan menambal lubang-lubang jalan yang rusak,” katanya.
Disinggung mengenai proses perbaikan di jalur Semin-Kalilunyu, hingga Senin masih terus berjalan dan diharapkan bisa selesai secepatnya. “Kerusakan sangat parah dan saat mobil sedan melintas pasti akan tersangkut karena lubang jalan cukup dalam. Jadi penangan kami lakukan dengan pengerasan dan meninggikan badan jalan untuk kemudian diaspal,” katanya.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto, mengapresiasi upaya perbaikan jalan rusak yang dilakukan DPUPRKP Gunungkidul. Meski demikian ia berharap Pemkab membuat tim reaksi cepat. Tim ini sewaktu-waktu bisa diturunkan saat ada laporan kerusakan jalan. “Jadi saat ada laporan, tim langsung melakukan perbaikan secepatnya sehingga tidak ada protes jalan yang rusak hingga ditanami pohon,” katanya.
Menurut dia, dengan tim reaksi cepat ini maka akan sangat membantu. Terlebih lagi hingga saat ini masih ada sejumlah jalan yang rusak. “Yang jelas dengan perbaikan jalan maka risiko kecelakaan bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.