Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi warga mengambil air di sumber mata air karena kekeringan./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, BANTUL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut sudah tiga desa di Bantul yang mengajukan untuk dikirim air bersih selama musim kemarau tahun ini. Ketiga desa tersebut adalah Desa Segoroyoso Pleret, Triharjo Pandak, dan Desa Terong Dlingo.
"Ini baru awal musim kemarau permintaan dropping air bersih belum banyak. Dimungkinkan permintaan air masih akan bertambah, karena puncak kemarau baru terjadi pada Agustus mendatang," kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, Senin (3/6/2019).
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pengiriman air bersih, Dwi mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah organisaai pemerintah daerah (OPD) dan swasta terkait peminjaman armada dan ketersediaan sir bersih. Salah satunya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menyiapkan saluran air beraih yang paling terjangkau.
Selain itu, ada Dinas Sosial; Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman; Dinas Lingkungan Hidup (DLH), "Saatnya nanti kalau banuak permintaan semua armada dari dinas teknis akan diontensifkan, " kata Dwi.
Perioritas utama pengiriman air beraih adalah untui konsumsi sehari-hari. Kemudian kebutuhan di rumah ibadah. Dwi Daryanto menambahkan peta kekeringan tahun ini diperkirakan masih sama dengan kondisi kekeringan tahun lalu. Hanya ada penambahan titik dalam satu desa. Untuk wilayah kecamatannya masih sama.
Sementara itu, Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG DIY, Etik Setyaningrum, sebelumnya mengatakan musim kemarau sudah dimulai secara bertahap sejak April-Mei. "Kemarau ini secara periodik akan menguat setiap bulannya dan masuk puncak musim kemarau pada Juli-Agustus," kata Etik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.