Advertisement
Angin Kencang Rusak 10 Hektare Lahan Melon
Advertisement
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/10/angin-kencang-rusak-10-hektare-lahan-melon-366826/melon-9" rel="attachment wp-att-366827">http://images.harianjogja.com/2013/01/melon-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />KULONPROGO -- Sapuan angin kencang yang melanda wilayah pesisir Pantai Trisik pada Rabu (9/1/2013) malam hingga Kamis (10/1/2013) pagi mendatangkan musibah bagi petani melon di kawasan itu. Sedikitnya 10 hektare lahan melon dipastikan gagal tanam akibat terjangan angin kencang bercampur garam laut itu.
Lahan melon tersebut baru saja selesai ditanami bibit tiga hari lalu.
Advertisement
"Bibit yang telah disemai belum cukup kuat untuk menahan terjangan angin. Akhirnya bibit justru terlepas dari tanah dan hilang terbawa angin," ujar Arifin, 25, salah satu petani melon di wilayah Trisik saat dijumpai Harian Jogja.com, Kamis (10/1/2013).
Tanaman melon juga terancam kering akibat sapuan garam yang dibawa angin. "Justru garam itulah yang menyebabkan kerusakan parah pada lahan melon di kawasan ini," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Imorenggo, Solikhin mengungkapkan angin kencang juga menyebabkan area holtikultura di wilayahnya berantakan. Tidak hanya melon saja, tanaman sayuran terancam mati.
"Tiupan angin memang sangat kencang, tapi memang wajar karena saat ini memasuki musim kepitu. Biasanya kalau musim-musim seperti ini angin selalu bertiup kencang," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




