Advertisement
SISWI DITEMUKAN TERBAKAR : Polisi Tangkap 5 Pelaku dan Buru 4 Orang
Advertisement
[caption id="attachment_398591" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/19/siswi-ditemukan-terbakar-polisi-tangkap-5-pelaku-dan-buru-4-orang-398590/siswi-penemuan-mayat-terbakar-sunartono-4" rel="attachment wp-att-398591">http://images.harianjogja.com/2013/04/siswi-penemuan-mayat-terbakar-Sunartono3-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> Foto Penemuan Mayat Siswi Terbakar
JIBI/Harian Jogja/Sunartono[/caption]
SLEMAN-Polisi telah menahan lima pelaku pembunuhan siswi SMK YPKK 3 Sleman, Riya Puspita Restanti. Empat orang lagi masih diburu.
Advertisement
Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman Jumat (19/4) hasil penyelidikan secara keseluruhan pelaku pembunuhan dilakukan sebanyak enam orang. Mereka adalah YN, BG yang sudah tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu masih ada empat lagi yang masih buron yakni ADR, BBG, TN dan CN.
Dalam aksinya kali pertama BG yang mengajak korban pada Selasa (9/4) lalu. Meski berangkat dari rumah sendirian namun korban pamit makan-makan kemudian bertemu dengan BG disuatu tempat.
BG kemudian mengajak korban ke rumah YN yang kebetulan kosong tidak berpenghuni di Dusun Gatak 1, Desa Selomartani, Kalasan Sleman. Rumah kosong itu merupakan milik kakek dari YN berjarak sekitar 500 meter dari lokasi ditemukannya mayat.
Saat itulah, lanjut Hery, BG dan YN berpesta miras jenis arak dengan mencekoki korban. YN sendiri mengaku membeli miras tersebut di kawasan Tamanan Klaten. "Belinya di Tamanan," ujar YN saat ditanya Hery soal tempat pembelian miras.
Setelah dicekoki miras, Selasa (9/4) malam korban pingsan. Saat itulah YN memanggil ADR, BBG, TN dan CN ke rumah kosong untuk ikut berpesta miras itu. Keenamnya kemudian secara bergantian korban diperkosa dalam keadaan pingsan.
Saat paginya kemudian korban dipukul dengan balok kayu hingga tewas oleh pelaku ADR yang kini masih buron.
"Baru kemudian saat paginya itu dianiaya, menggunakan balok kayu dipukul pada kepala bagian belakang hingga tewas," ungkap Hery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement





