Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
GUNUNGKIDUL-Selasa, (23/4) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, di ruang perawatan nomor 6 Klinik Bhakti Husada Wonosari, Titis Putri Nugraheni, 13, terlihat serius mengerjakan soal Bahasa Inggris. Meski sesekali dia membetulkan selang cairan infus yang membalut ditangannya menghalangi kertas jawaban.
Siswi SMP 3 Wonosari itu mengerjakan soal ujian akhir nasional (UAN) di rumah sakit karena menderita tifus. Pada hari kedua UAN dia mampu menyelesaikan soal satu jam lebih tanpa ada halangan. Berbeda saat hari pertama, baru menyelesaikan lima soal saja dia sempat drop. Setelah diperiksa dokter dia ternyata tegang. Dia pun harus beristirahat selama kurang lebih 15 menit.
“Kemarin dia sempat blank saat ngerjain soal Bahasa Indonesia,” kata Suryani, ibunda Putri.
Putri menderita tifus sejak Minggu (21/4) sore lalu. Meski sakit, dia tidak ingin menjalani UAN susulan. Dia merasa gengsi kalau harus ikut ujian susulan. “Pokoknya dia enggak mau [ujian] susulan, katanya malu karena ada embel-embel susulan,” kata Suryani.
“Yakin bisa!” tegas Putri, singkat, sebelum mulai mengerjakan soal Bahasa Inggris.
Selain Putri, ada dua peserta UAN lainnya yang juga mengerjakan soal di rumah sakit, yaitu di Kecamatan Karangmojo dan Semin. Mereka ditemani satu pengawas dan satu dari sekolah.
Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan Pertama (PLP) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Kusmanto mengatakan, peserta UAN SMP/MTs Gunungkidul tahun ini terdaftar 9.608 murid. “Namun yang ikut UAN hari pertama 9.566 peserta, dan hari kedua 9.568 peserta.
UAN juga diikuti enam peserta tuna rungu di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bhakti Putra Ngawis dan SLB Negeri Wonosari. Kusmanto mengklaim hari pertama dan kedua UAN SMP/MTs terbilang lancar, tidak ada permasalahan.
Namun, keluhan lembar jawaban yang tipis dan rawan rusak merata di semua kecamatan di Gunungkidul. “Tetapi kami tidak bisa apa-apa karena dikirim langsung dari Pemerintah Pusat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak syarat, cara mendapatkan, bank penyedia dan jadwalnya.
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.