Bahaya Paylater Mengintai Mahasiswa, Pakar Ingatkan Risiko
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
SLEMAN-Sejumlah penyanyi dangdut menyesalkan aksi warga Mundusaren, Caturtunggal Depok Sleman yang menutup Montana Cafe, Kamis (6/6) lalu.
Dewi Syahrani, salah satu penyanyi yang biasa manggung di kafe tersebut menilai ada sejumlah pihak yang berusaha memanfaatkan warga. Padahal, penutupan paksa dan merusak jalan menuju kafe sebaiknya tidak perlu dilakukan.
"Jadi munafik banget kalau mereka [warga] melakukan kejadian kemarin," kata Dewi kepada Harian Jogja, Jumat (7/6/2013).
Perempuan yang telah tiga tiga tahun manggung di kafe itu menambahkan, sebenarnya tidak hanya Montana saja yang bermasalah. Tetapi ada kafe lainnya juga. Dirinya tidak setuju terkait tudingan warga bahwa kafe tersebut sebagai tempat prostitusi.
"Kita di sana bekerja, menyanyi bukan apa-apa. Selain itu masih ada juga kafe lain tetapi mengapa Montana saja yang diperlakukan seperti itu," kata dia
Menurut Dewi, akibat penutupan kafe tersebut, sedikitnya 20 penyanyi dangdut tak bisa mencari nafkah di tempat tersebut. Padahal, setiap hari dirinya mengaku mendendangkan enam sampai tujuh lagu di tempat tersebut dari pukul 23.00 hingga 02.00 WIB.
"Kita sangat menyesalkan karena Montana [Cafe] kan sawah kami [penyanyi dangdut]," imbuh wanita asal Wonogiri itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
PWNU Jateng siapkan Satgas Pesantren Ramah Anak usai kasus kekerasan seksual di Pekalongan, dorong sistem perlindungan santri.
Acer luncurkan kacamata pintar AR Vision GR0 dan GI0. Bisa nonton layar 172 inci hingga terjemahan real-time.
Rafael Benitez menyatakan siap melatih Timnas Italia. Eks pelatih Liverpool itu tertarik dengan tantangan di level internasional.
Meta kembangkan liontin berbasis AI yang bisa merekam percakapan. Uji coba direncanakan mulai 2027.
Perayaan Waisak di Borobudur dorong ekonomi Magelang. Hotel penuh, homestay laris, UMKM panen untung.