Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
BANTUL-Kepala Sekolah SMK Muhamadiyah Imogiri Bantul Nur Wahyu Untoro membenarkan pihaknya telah mengeluarkan delapan orang siswa yang telah berunjukrasa menuntut transparansi keuangan sekolah. Langkah itu dilakukan karena sekolah menganggap para siswa tersebut telah mencemarkan nama baik sekolah.
“Kami ini kan sekolah Muhamadiyah, setiap laporan keuangan dilaporkan ke Yayasan Muhamadiyah bukan siswa atau guru. Padahal delapan siswa itu sudah diberi beasiswa oleh sekolah,” katanya.
Adapun permasalahan bermula sejak akhir tahun lalu. Saat itu, ke delapan siswa tersebut sudah dua kali berunjukrasa menuntut transparansi keuangan sekolah. Diantaranya menuntut berapa dana yang dikeluakan untuk pembangunan gedung sekolah dan lainya. Padahal kata Nur, tak ada kewajiban sekolah melaporkan kondisi keuangan ke siswa atau guru.
Menurut Nur, akibat unjuk rasa yang dilakukan kedelapan siswa tersebut telah dirasakan pihak sekolah. Sejumlah industri yang biasa merekrut lulusan sekolah tersebut untuk dipekerjakan kini terhenti.
“Karenanya kami menganggap tindakan tersebut telah mencemarkan nama baik sekolah. Tahun lalu permintaan dari industri banyak sekarang berkurang,” ungkapnya.
Selain mencemarkan nama baik sekolah, imbuh Nur, para siswa tersebut juga telah membawa pengaruh buruk bagi mayoritas siswa lainya. Misalnya ke sekolah hanya menggunakan sandal dan parkir kendaraan di sembarang tempat.
Padahal kata Nur, sejak awal mereka masuk ke SMK Muhamadiyah antara orang tua siswa dan pihak sekolah telah ada perjanjian yang memuat delapan poin perjanjian. Salah satunya menekankan agar siswa dilarang mencemarkan nama baik sekolah dan tertib aturan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.