JALAN-JALAN : Parang Racuk, Surga Tersembunyi

18 Juni 2013 14:56 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_417042" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/18/jalan-jalan-parang-racuk-surga-tersembunyi-417041/parang-racuk2" rel="attachment wp-att-417042">http://images.harianjogja.com/2013/06/parang-racuk2-150x107.jpg" alt="" width="150" height="107" /> Foto Pantai Parang Racuk
JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah[/caption]

Pantai Baron tentu Anda pernah mendengar, atau kerap mengunjungi. Tapi Parang Racuk? Nah, di dekat Pantai Baron yang terkenal itulah, Pantai Parang Racuk menghampar. Di balik tebing tinggi, tempat ini bak surga tersembunyi.
Siang belum tinggi ketika Harian Jogja mendatangi Pantai Baron, Gunungkidul. Di sebelah barat Pantai Baron ada sebuah tebing menjulang. Samar-samar terlihat seperti ada seseorang yang memancing di ujungnya. Selain itu ada pula sebuah bentuk seperti kincir angin. Rasa penasaran pun menggelitik.

Seorang penduduk setempat, Wawan Kirnanto pun menyeletuk. "Itu Parang Racuk. View-nya bagus sekali dari situ. Bahkan motor pun bisa sampai ujung," katanya. Rasa penasaran pun semakin membuncah.

Untuk menuju lokasi tersebut, jalan yang ditempuh tidaklah sulit. Pertigaan di depan gerbang Pantai Baron ke kiri ke arah barat. Sekitar 100 meter akan ada percabangan jalan aspal kecil di sisi kiri jalan.

Kondisi jalan yang mulus membuat perjalanan semakin mudah. Di sepanjang jalan, di kiri dan kanan jalan menjulang bukit maupun tebing yang diselumuti pepohonan.

Di antaranya menyembul bebatuan yang membuat semakin artistik. Hembusan angin laut pun terasa.

Setelah melalui jalan meliuk, naik serta turun sejauh kurang lebih dua kilometer, hamparan laut akan tersaji di depan mata. Benar saja, ada kincir angin di dekat ujung tebing.

Selain terkenal dengan sebutan Parang Racuk, lokasi tersebut juga dikenal dengan techno park karena ada merupakan tempat studi pembangkit listrik tenaga surya, angin serta ombak. Sebuah penangkap tenaga surya terbentang serta kincir angin berputar seiring tiupan angin.

Di dekat bagian corblok yang ditutup beberapa sepeda motor sudah terparkir. Namun, di sisi corblok ada jejak sepeda motor. Rupanya, beberapa pengunjung memilih membawa motornya hingga mendekati ujung tebing.

Suara dentuman ombak yang menabrak karang pun menambah keagungan pemandangan laut lepas tiga penjuru. Dari puncak tebing terlihat pemandangan Pantai Baron yang terlihat dijejali wisatawan kala itu, Minggu (16/6/2013).

Ke timur, pantai Kukup pun terlihat samar serta pantai-pantai lainnya. Pemandangan memang dikuasai hamparan laut lepas. Jauh di barat daya, sebuah kapal tongkang tampak seperti titik kecil.

Beberapa pengunjung tampak mengagumi keindahan alam itu. Tak terkecuali Tony yang sesekali memekik kegirangan. "Wah, itu ada pelangi, itu ada burung camar. Bagaimana ya rasanya jadi burung," celetuknya.

Selain menyuguhkan keindahan alam, Parang Racuk menjadi tempat favorit penduduk sekitar untuk memancing ikan. Suroto,salah satu penduduk sekitar yang ketagihan memancing dari ketinggian kurang lebih 20 meter itu. Ia sudah berada di puncak karang sejak Sabtu (15/6/2013) sore.

“Sekarang sedang sepi. Tapi tidak apa-apa sih. Yang penting senang. Mau dapat atau tidak itu tidak masalah,” papar dia.

Ikan yang berhasil ditangkap pun kebanyakan untuk kosumsi pribadi. Yang ia kejar dengan memancing dari ketinggian adalah sensasi tersendiri.

Rasa puas berlipat ganda ketika berhasil memancing ikan daripada menggunakan jaring. Berlama-lama di bawah terik matahari pun tak membuatnya terganggu. Bahkan kalaupun kulit berubah hitam legam tak jadi masalah.

“Saya betah berlama-lama di sini. Apalagi sering bisa melihat ikan hiu paus yang lewat di bawah,” papar dia.

Meskipun jalan menuju lokasi Parang Racuk relatif mudah daripada ke Pantai Timang di Kecamatan Tepus, maupuk ke Tebing Bekah di Kecamatan Purwosari, masih sedikit pengunjung yang menikmati pemandangan tersebut.

Rata-rata pengunjung merupakan penduduk setempat. Dengan pesona alam Parang Racuk, semakin kaya pula Gunungkidul dengan potensi alam yang bisa ditawarkan.