KENAIKAN HARGA BBM : SPBU Jalan Jogja-Wonosari Tak Layani Pengecer

21 Juni 2013 16:26 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_418239" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/21/kenaikan-harga-bbm-spbu-jalan-jogja-wonosari-tak-layani-pengecer-418237/spbu-premium-habis-ujang-hasanudin" rel="attachment wp-att-418239">http://images.harianjogja.com/2013/06/SPBU-PREMIUM-HABIS-ujang-hasanudin-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto SPBU 44.558.07 Jalan Wonosari-Baron memasang papan bertuliskan habis, Jumat (21/6/2013) pukul 14.00 WIB.
JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin[/caption]

GUNUNGKIDUL-Stasiun Bahan Bakar (SPBU) Jalan Jogja-Wonosari Siyono, Playen tidak melayani pembelian http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/19/kenaikan-harga-bbm-di-kota-jogja-harga-bensin-eceran-masih-rp5-000-417459" target="_blank">pengecer bensin, Jumat (21/6/2013). Keputusan tersebut sejak pukul 12.00 WIB karena keterbatasan stok.

General Manager SPBU 44.558.01, Siyono Playen Suparman mengatakan, terpaksa tidak melayani pengecer bensin karena dibeberapa SPBU juga kehabisan stok.

“Kami utamakan kendaraan bermotor sejak pukul 12.00 WIB. ini stok tinggal 8000 liter premium tidak cukup sampai sore,” katanya. setiap harinya SPBU Siyono dikirim 32.000 premium dan 16.000 solar.

Pantauan Harianjogja.com, SPBU 44.558.07 Jalan Wonosari-Baron sudah habis sejak pukul 14.00 WIB. Sementara SPBU 44.558.05 Kepek Wonosari sampai pukul 14 stok premium tinggal 10.000 Ton. hanya di SPBU Gading Playen tinggal 16.000 liter premium.

Kepala Bidang ESDM, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertambangan (Disperindagkoptan ESDM) Pramuji Ruswandono mengatakan, pihaknya mengaku kerap mengingatkan kepada pengusaha SPBU sekaligus para karyawannya untuk sama-sama mengawasi pembelian pengecer bensin.