Advertisement

Bantul Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Gerakan Tanah

Selasa, 09 Juli 2013 - 12:34 WIB
Nina Atmasari
Bantul Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Gerakan Tanah

Advertisement

[caption id="attachment_423918" align="alignleft" width="160"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/09/bantul-tingkatkan-kewaspadaan-potensi-gerakan-tanah-423917/warga-melihat-lihat-lokasi-tanah-amblas-2" rel="attachment wp-att-423918">http://images.harianjogja.com/2013/07/tanah-amblas-KUSNUL-ISTI-QOMAH.jpg" alt="" width="160" height="107" /> JIBI/ Harian Jogja/ Kusnul Isti Qomah
Ilustrasi tanah longsor[/caption]

Harian Jogja.com, BANTUL- Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, meminta seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di wilayah ini, untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman gerakan tanah .

Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Maya Sintowati Panji mengatakan, sesuai surat edaran dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Dinkes DIY, bahwa gerakan tanah berpotensi terjadi di DIY termasuk wilayah Bantul.

"Kami diminta untuk menyampaikan ke puskesmas dan camat masing-masing, karena setidaknya ada lima kecamatan di Bantul yang berpotensi terjadi gerakan tanah menengah-tinggi," katanya, Selasa (9/7/2013).

Lima kecamatan itu meliputi Kecamatan Kretek, Pundong, Dlingo, Piyungan dan Imogiri.

Sebenarnya, lanjut Maya, potensi gerakan tanah bisa terjadi dimana saja, namun untuk puskesmas di lima kecamatan tersebut diminta kesiapsiagaan terkait penanganan bidang kesehatan dan memahami potensi bencana di wilayahnya.

Ia mengatakan, dalam edaran dari BMKG tersebut memang tidak dijelaskan secara spesifik jenis bencana dari gerakan tanah, namun pihaknya mengartikan sebagai bencana longsor karena di lima kecamatan tersebut wilayahnya perbukitan.

"Jadi potensi bencana longsor sangat mungkin terjadi ketika terkena guyuran hujan, seperti di Kecamatan Dlingo itu kan hampir semua wilayahnya merupakan perbukitan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat

Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat

News
| Sabtu, 04 April 2026, 21:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement