Advertisement
Di Gunungkidul, Bawang Merah Susah Dicari
Advertisement
[caption id="attachment_428090" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/19/di-gunungkidul-bawang-merah-susah-dicari-428089/bawang-merah-bisnis-indonesia-dwi-prasetya-2" rel="attachment wp-att-428090">http://images.harianjogja.com/2013/07/bawang-merah-BISNIS-INDONESIA-Dwi-Prasetya-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia
Ilustrasi[/caption]
Harian Jogja.com, GUNUNGKIDUL- Pedagang di Gunungkidul sulit mencari bawang merah di tingkat grosir. Akibatnya, harga komoditas ini naik drastis menjadi Rp50.000 per kilogram (kg).
Advertisement
Salah satu pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Suyati mengungkapkan biasanya ia mengambil bawang merah di Brebes dan Solo. "Tapi sekarang barangnya sulit, persediaan sedikit," katanya, Jumat (19/7/2013)
Akibatnya, harga komoditas ini meningkat tajam dari semula Rp35.000 per kg kini menjadi Rp50.000 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




