Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia ke 5 tujuan dengan tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 hingga September.
Harianjogja.com, SLEMAN—Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY mengamankan sembilan ekor satwa langka dalam sebuah penggerebekan di salah satu rumah di Kecamatan Ngaglik, Sleman, Rabu (24/7/2013).
Penggerebekan dilakukan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja setelah mendapat laporan masyarakat terkait keberadaan satwa langka itu.
Direktur Reskrimsus Polda DIY, Kombes Joko Lelono menjelaskan sembilan satwa langka yang dilindungi itu antara lain dua ekor Elang Brontok fase terang (Spizaitus chirrhatus), dua ekor Elang Brontok fase gelap. Elang brontok merupakan burung pemangsa anggota suku Accipitridae yang sudah langka ditemui di Indonesia.
Selain itu pihaknya juga mengamankan dua ekor Nuri Bayan warna merah (Eclectus roratus) dan tiga ekor Kakaktua Jambul Kuning (Cacatua suphurea). Semua satwa yang diamankan dalam keadaan sehat. Saat ini sembilan ekor satwa tersebut masih dititipkan di kebun binatang gembira loka.
Hingga kemarin polisi belum memeriksa pemilik satwa itu karena saat dilakukan penggerebekan, pemilik tidak ada di lokasi.
"Waktu kami datang pemiliknya tidak ada di rumah yang ada hanya para pekerja yang merawat satwa itu," terangnya kepada wartawan Kamis (25/7/2013).
Joko menambahkan jika terbukti tidak memiliki izin terkait sembilan satwa itu maka akan dijerat dengan Undang-undang Nomor 5/1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dalam aturan itu dinyatakan dilarang menyimpan, memiliki, memelihara, memperniagakan satwa yang dilindungi.
Sebelumnya pada Januari lalu Polda DIY mengamankan tujuh ekor Merak Hijau dan dua Elang di daerah Gamping dan Depok. Tiga orang pemiliknya diproses secara hukum karena tidak mengantongi izin dan dokumen resmi.
Terpisah Koordinator Polisi Hutan, KSDA DIY, Sulistyo Widodo meyakini pemilik sembilan ekor satwa langka itu tidak memiliki izin. Izin yang diajukan biasanya dalam bentuk penangkaran bukan untuk kepemilikan perseorangan.
"Biasanya kalau izin, ya izin penangkaran. Karena tidak boleh untuk perseorangan," terangnya melalui sambungan telepon.
Karena itu pihaknya melakukan pemantauan keberadaan satwa itu bersama kepolisian hingga mengamankannya. Dugaan sementara satwa itu dipelihara untuk hobi tetapi tidak menutup kemungkinan diperjualbelikan melalui penyelundupan jalur darat. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan adanya kemungkinan penyelundupan satwa langka. "Memang sudah menjadi target operasi," imbuh dia. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia ke 5 tujuan dengan tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 hingga September.
Utang luar negeri Indonesia mencapai Rp8.211,8 triliun per Juli 2026, naik 4,9% YoY. ULN publik naik, sedangkan swasta terkontraksi.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.