Advertisement

KURIKULUM 2013 : Masuk SMA Bakal Mirip Masuk Kuliah

Mediani Dyah Natalia
Senin, 29 Juli 2013 - 14:07 WIB
Nina Atmasari
KURIKULUM 2013 : Masuk SMA Bakal Mirip Masuk Kuliah

Advertisement

[caption id="attachment_432348" align="alignleft" width="296"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/29/kurikulum-2013-masuk-sma-bakal-mirip-masuk-kuliah-432323/kurikulum-2013-siswa-desi-suryanto-2" rel="attachment wp-att-432348">http://images.harianjogja.com/2013/07/kurikulum-2013-siswa-desi-suryanto1-370x247.jpg" alt="" width="296" height="198" /> JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Ilustrasi[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Mulai tahun ajaran 2014-2015, SMA yang ditunjuk sebagai penyelenggara kurikulum 2013 akan memberlakukan sistem pembelajaran semi perkuliahan. Salah satunya, penjurusan minat sejak proses pendaftaran.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Baskara Aji menyampaikan Kurikulum 2013 memungkinkan bagi daerah melakukan improvisasi.

Adapuan DIY sendiri memilih mengembangkan diri dengan memulai peminatan sejak pendaftaran siswa baru di jenjang pendidikan SMA.

“Mulai tahun depan, rencana peminatan dilakukan sejak pendaftaran,” jelasnya saat ditemui di ruang kerja Disdikpora DIY, akhir pekan lalu.

Menurutnya pemilihan peminatan ini mirip proses penerimaan mahasiswa baru (PMB). Siswa memilih secara spesifik berdasarkan jurusan. Misal pendaftar A mendaftar kelas 10 MIPA di SMAN 3 Jogja sebagai pilihan pertama sedang pilihan kedua di kelas 10 MIPA SMAN 2 Jogja.

Kebijakan ini ditetapkan agar siswa lebih fokus mempelajari bidang studi sesuai minat dan bakat. Kendati sudah melakukan penjurusan sejak awal, siswa MIPA tetapi akan belajar ilmu sosial.

“Sistem ini semi kuliah tetapi tanpa SKS. Walau di kelas MIPA ada mapel (mata pelajaran) pilihan di sosial dan begitu juga sebaliknya. Tetapi, tentu saja siswa harus selesaikan mapel wajib,” kata dia.

Meski mirip dengan sistem seleksi di tingkat pendidikan tinggi, ada sejumlah pengecualian yang akan dipertimbangkan. Contohnya, siswa yang akhirnya merasa tidak cocok dengan peminatan awal setelah memulai pelajaran dapat memilih peminatan lain.

Sampai saat ini, DIY tengah menggodok ide untuk memantangkan sistem. Diharapkan tahun ajaran mendatang, sistem siap dan segera diberlakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement