Advertisement
Pemkab Bantul Bantu Warga Miskin Penuhi Kebutuhan Lebaran
Advertisement
[caption id="attachment_432977" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=432977" rel="attachment wp-att-432977">http://images.harianjogja.com/2013/07/pasar-murah-ilustrasi-ANTARA1.jpg" alt="" width="314" height="198" /> JIBI/Harian Jogja/Antara
Ilustrasi[/caption]
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bantul, menggelar pasar murah di halaman Kecamatan Pajangan dengan menjual 300 paket sembilan bahan kebutuhan pokok untuk warga kurang mampu.
Advertisement
"Pasar murah ini digelar dalam rangka membantu warga pra sejahtera untuk mencukupi kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah," kata Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Disperindagkop Bantul Tri Murdianani di sela pasar murah, Selasa (30/7/2013).
Menurut dia, pasar murah di Pajangan yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan yang kelima, setelah kegiatan serupa selama puasa digelar di sejumlah kecamatan seperti Kasihan, Pandak, Kretek dan Pundong.
"Dalam pasar murah sebelumnya kami bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dalam kegiatan ini bukan membagikan, namun menjual produk sembako dengan harga murah karena ada subsidi," katanya.
Ia menyebutkan, paket sembako yang dijual dalam pasar murah ini berisi beras dua kilogram, gula pasir satu kilogram, minyak goreng, kecap serta mie produk lokal dengan total senilai Rp30 ribu, namun hanya dijual dengan harga sebesar Rp10 ribu per paket.
"Harapan kami meskipun jumlahnya hanya 300 paket, namun bisa membantu dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat, karena sasaran pasar murah ini adalah keluarga kurang mampu dan pra sejahtera," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




