Advertisement
SEPUTAR JOGJA : Hingga Akhir Agustus, Jogja Masih Akan Diguyur Hujan
Advertisement
[caption id="attachment_438593" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/17/seputar-jogja-hingga-akhir-agustus-jogja-masih-akan-diguyur-hujan-438592/cuaca-ilustrasi-reuters-7" rel="attachment wp-att-438593">http://images.harianjogja.com/2013/08/cuaca-ilustrasi-reuters1.jpg" alt="" width="448" height="252" /> Foto Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Meteorologo Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja memprediksi musim kemarau yang terjadi akan lebih pendek.
Advertisement
Hal ini seiring dengan tetap turunnya curah hujan hingga akhir bulan ini. Padahal Oktober 2013 mendatang, sudah dimulai musim penghujan.
"Jadi musim kemarau tahun ini lebih pendek. Adanya gangguan cuaca membuat musim kemarau yang dialami tahun ini lebih pendek," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jogja Tony Agus Wijaya kepada Harianjogja.com, Sabtu (17/8/2013).
Dia menambahkan, udara dingin di seputar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa hari terakhir terjadi akibat badai tropis Utor di Filipina. Namun saat ini badai tersebut telah selesai.
Dia mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan sebab dalam kondisi cuaca yang tidak menentu rentan munculnya wabah penyakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





