Advertisement

Jalur Wisata Pantai Selatan Sering Macet karena Sempit

Ujang Hasanudin
Senin, 19 Agustus 2013 - 03:00 WIB
Nina Atmasari
Jalur Wisata Pantai Selatan Sering Macet karena Sempit

Advertisement

[caption id="attachment_438736" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=438736" rel="attachment wp-att-438736">http://images.harianjogja.com/2013/08/jalur-wisatasolopos1-370x231.jpg" alt="" width="370" height="231" /> Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Solopos)[/caption]

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Jalur menuju objek wisata pantai selatan di Gunungkidul sempit sehingga sering macet.

Advertisement

Dinas Kebudayaan dan Pariwisat menyebut, sempitnya jalur menuju objek wisata pantai selatan Gunungkidul menjadi penyebab kemacetan.

Bahkan kepadatan kendaraan tidak hanya terjadi pada liburan lebaran, melainkan terjadi setiap akhir pekan. Kepadatan kendaraan terparah terjadi dari mulai pintu masuk retribusi Baron Tanjungsari hingga pos retribusi Tepus.

“Perlu ada normalisasi jalan," kata Kabid Pengembangan Produk Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul Hary Sukmono, belum lama ini.

Normalisasi yang dimaksud yakni pelebaran bahu jalan dan badan jalan serta pengeprasan tebing.

Menurut Hary, kondisi kepadatan kendaran hingga lebih dari empat kilometer juga menjadi keluhan wisatawan yang hendak ke Pantai.

"Disbudpar sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada Bupati," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:42 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement