Advertisement
Jalur Wisata Pantai Selatan Sering Macet karena Sempit
Advertisement
[caption id="attachment_438736" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=438736" rel="attachment wp-att-438736">http://images.harianjogja.com/2013/08/jalur-wisatasolopos1-370x231.jpg" alt="" width="370" height="231" /> Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Solopos)[/caption]
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Jalur menuju objek wisata pantai selatan di Gunungkidul sempit sehingga sering macet.
Advertisement
Dinas Kebudayaan dan Pariwisat menyebut, sempitnya jalur menuju objek wisata pantai selatan Gunungkidul menjadi penyebab kemacetan.
Bahkan kepadatan kendaraan tidak hanya terjadi pada liburan lebaran, melainkan terjadi setiap akhir pekan. Kepadatan kendaraan terparah terjadi dari mulai pintu masuk retribusi Baron Tanjungsari hingga pos retribusi Tepus.
“Perlu ada normalisasi jalan," kata Kabid Pengembangan Produk Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul Hary Sukmono, belum lama ini.
Normalisasi yang dimaksud yakni pelebaran bahu jalan dan badan jalan serta pengeprasan tebing.
Menurut Hary, kondisi kepadatan kendaran hingga lebih dari empat kilometer juga menjadi keluhan wisatawan yang hendak ke Pantai.
"Disbudpar sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada Bupati," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




