Advertisement
BNN Minta Masyarakat Berani Laporkan Narkoba
Advertisement
[caption id="attachment_440269" align="alignleft" width="300"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/22/bnn-minta-masyarakat-berani-laporkan-narkoba-440267/narkoba-pengguna-ilustrasi-reuters-11" rel="attachment wp-att-440269">http://images.harianjogja.com/2013/08/narkoba-pengguna-ilustrasi-reuters3.jpg" alt="" width="300" height="207" /> Ilustrasi narkoba (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta masyarakat di daerah setempat memiliki keberanian melaporkan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Advertisement
"Masyarakat harus berani melaporkan apabila mengetahui ada kasus narkoba di lingkungannya. Hak masyarakat untuk memberi dan memperoleh informasi dilindungi," kata Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY, AKBP Sumargiyono, Kamis (22/8/2013).
Menurut dia saat ini masyarakat seharusnya tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek dalam pengentasan peredaran narkoba saat ini.
"Peran masyarakat lebih memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan penggunaan serta peredaran narkoba, sebab mereka lebih mengenal lingkungan mereka sendiri," ucapnya.
Selain itu, kata dia, disebabkan personel pemberantasan narkoba BNNP tidak sepenuhnya dapat menjangkau keseluruhan jumlah penggunaan narkoba yang terus bertambah di DIY.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa kewenangan masyarakat untuk memberikan laporan akan dijamin perlindungannya dengan identitas yang disembunyikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





