Malioboro akan Dipenuhi Lampu Sorot

06 September 2013 18:46 WIB Jumali Jogja Share :

[caption id="attachment_445015" align="alignleft" width="450"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=445015" rel="attachment wp-att-445015">http://images.harianjogja.com/2013/09/xt-square-desi-sur.jpg" alt="" width="450" height="300" /> Ilustrasi[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro berencana meluncurkan City Beauty Vacation (CBV) akhir tahun ini. CBV yang merupakan konsep tata lampu kota di satu kawasan sedang disosialisasikan kepada pedagang dan warga sekitar.

"Jadi nanti kawasan Malioboro akan dipenuhi lampu sorot berwarna-warni dan lampu hias, sehingga cantik pada malam hari," kata Kepala UPT Malioboro Syarief Teguh Prabowo, Kamis (5/9/2013).

Menurutnya, pemasangan lampu tersebut bakal berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan. Alhasil, pendapatan UPT dari kawasan tersebut meningkat.

Pada 2012, UPT mencatat capaian pendapatan asli daerah di kawasan Jalan Malioboro melebihi target. Dari target Rp2,2 miliar, telah terealisasi Rp2,5 miliar.

Adapun hasil retribusi daerah melalui retribusi tempat khusus parkir dari target Rp660,8 miliar terealisasi Rp663,1 miliar. "Kami harapkan nanti setelah ada pemasangan, jumlah kunjungan semakin meningkat," harapnya.

Dia mengungkapkan, pemasangan lampu juga menandai penetapan Jogja sebagai salah satu pilot proyek penataan lampu.

Beberapa waktu lalu, Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Jogja sempat diundang Pemerintah Pusat terkait dengan penetapan tersebut.

"Untuk dana berasal dari Dana Keistimewaan DIY sebesar Rp700 juta. Saat ini tengah dikebut, nanti akhir tahun bisa dilaunching," paparnya.

Adapun mengenai teknis pemasangan lampu, Syarif menerangkan, lampu ditempatkan di dua tempat berbeda. Bakal ada 30 titik lampu yang dipasang menyorot ke jalan Malioboro.

Sebanyak 13 bangunan di kawasan tersebut juga akan disoroti lampu untuk menonjolkan fasad bangunan. Model sorotan lampu pada bangunan semacam ini sudah diterapkan di Gedung BNI 46, Kantor Pos dan Bank Indonesia di Titik Nol Kilometer Jogja.

"Tujuannya untuk mendukung kawasan Jalan Malioboro ramah bagi pejalan kaki di malam hari," terang dia.