Advertisement
Ingin Aspirasi Didengar, Warga Jogja 'Mencari' Haryadi
Advertisement
[caption id="attachment_447245" align="alignleft" width="516"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=447245" rel="attachment wp-att-447245">http://images.harianjogja.com/2013/09/ilustrasi-siluet-reuters.jpg" alt="" width="516" height="353" /> Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan orang yang tergabung dalam berbagai komunitas di Jogja melakukan aksi happening art Kartu Pos Untuk Kota : Mimpi Buruk Untuk Haryadi di Kantor Pos Besar Jogja, Jumat (13/9/2013) sore.
Advertisement
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mereka, yang selama ini belum didengar oleh Walikota.
Adapun komunitas peserta aksi di antaranya adalah suporter PSIM, Kota untuk Manusia, Card to Post, seniman Jogja, Arsitek Komunitas Jogja, Komunitas difabel.
"Ini adalah salah satu langkah kami agar suara dan aspirasi kami didengar sama bapak Walikota Jogja," kata Daliho Kusbirin, koordinator aksi.
Selain aksi happening art, tambah dia, pihaknya juga masih memiliki serangkaian acara Festival Seni Mencari Haryadi. Rencananya festival yang terbuka untuk umum itu akan digelar pada Oktober.
"Tujuannya mempertanyakan kembali hilangnya peran negara dalam mengatasi persoalan yang ada," tandasnya.
Asisten II Pemkot Jogja Aman Yuriadijaya bersama Kepala Humas Pemkot Tri Hastono sempat datang ke Kantor Pos Besar Jogja. Tetapi langkah kedua birokrat itu tidak ditanggapi peserta aksi.
"Mereka memilih untuk menggunakan jalan mengirimkan ke kantor pos. Padahal saya menawarkan agar bisa kami bawa. Intinya Pemkot terbuka dengan berbagai media untuk menyampaikan aspirasinya," kata Aman.
Kepala Kantor Pos Besar Jogja, Ahmad Choirul Hadi mengatakan pihaknya telah bertemu dengan peserta aksi dan memastikan kartu pos yang mereka kirimkan akan ditindaklanjuti. "Kami sampaikan, jika surat mereka akan sampai besok," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mulai 2027, Semua Mobil Baru di Indonesia Wajib Gunakan e-BPKB
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Banjir di Jakarta Sebabkan KA Taksaka Jogja-Gambir Dibatalkan
- Pemkot Jogja Gencarkan Bersih Trotoar, Rumput Liar Tak Lagi Mengganggu
- HUT ke-53, PDI Perjuangan Sleman Gelar Senam Sicita dan Donor Darah
- Polres Bantul Tangkap Pelaku Penusukan Mahasiswa di Kasihan
- Asyik Rekam Konten, Wisatawan Pekalongan Terseret Ombak Pantai Siung
Advertisement
Advertisement



