27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Foto ilustrasi sampah organik. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Jogja (Pemkot) menegaskan komitmen untuk meniadakan rumput liar di trotoar sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata. Untuk itu, Pemkot merencanakan kegiatan bersih-bersih trotoar setiap dua minggu sekali secara bergiliran di seluruh wilayah Kota Jogja.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan langkah ini dilakukan karena pihaknya masih menemukan sejumlah trotoar yang ditumbuhi rumput liar. Menurutnya, keberadaan rumput liar dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang melintas di kota, sehingga perlu dibersihkan secara rutin.
“Kita akan turun [membersihkan rumput liar di trotoar] setiap dua minggu sekali secara bergiliran di 10 wilayah [di Kota Jogja],” kata Hasto, Minggu (18/1/2026).
Ia menambahkan, dengan pembersihan rutin, pertumbuhan rumput liar dapat dikendalikan. “Harapannya rumput tidak sempat tinggi lagi [dengan pembersihan rutin]. Kita ingin membuktikan dengan gotong royong, Kota Jogja bisa menjadi tertib dan bersih sepenuhnya,” imbuhnya.
Hasto menekankan pentingnya kebersihan jalan dan trotoar untuk menunjang citra Kota Wisata. Menurutnya, ruas jalan yang bersih akan meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkeliling di Kota Jogja.
“Saya malu ketika wisatawan datang berjuta-juta, tapi di jalan yang banyak rumputnya. Kita hanya ingin memantaskan diri sebagai tempat yang dikunjungi banyak orang,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, pembersihan dilakukan di ruas jalan dari Pojok Beteng Kulon menuju TKP Ngabean. Selanjutnya, Pemkot Jogja akan fokus pada ruas jalan prioritas di wilayah Umbulharjo, Kotagede, dan Tegalrejo.
Selain membersihkan rumput liar, Hasto menyampaikan Pemkot juga akan memangkas dahan pohon yang sudah rimbun serta membersihkan saluran air di sekitar sekolah dan ruas jalan, guna mencegah pohon tumbang dan penyumbatan saat musim hujan.
“Kita belum punya banyak uang untuk pembangunan fisik, minimal bersih-bersih. Semua harus bersih dan tertib, mulai dari hal yang paling kecil dengan [pembersihan] rumput liar,” tuturnya menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.