FESTIVAL TEATER REMAJA NUSANTARA : Panitia Masih Kekurangan Dana

Ilustrasi pementasan teater (JIBI/Solopos - Dok.)
02 Oktober 2013 13:42 WIB Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL— Panitia Festival Teater Remaja Nusantara 2013 mengaku masih kekurangan dana untuk penyelenggaraan acara ini.

Acara yang akan berlangsung pada 2-11 November 2013 di Auditorium Teater Insitut Seni Indonesia (ISI), Jl. Parangtritis terancam berjalan tidak optimal.

Panitia mengaku kekurangan dana. Dari total anggaran sebesar Rp132,5 juta, panitia hanya memiliki Rp12 juta.

Ketua Festival Teater Remaja Nusantara 2013 Basundra Murba Anggana mengungkapkan sejak awal September kemarin, ia bersama sejumlah kawan-kawannya telah mengirimkan proposal permohonan dana kepada sejumlah instansi pemerintah seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Balai Pemuda dan olahraga, dan Dinas Pendidikan.

Namun, permohonan itu tidak satupun yang dikabulkan. “Semuanya sejauh ini menolak. Dinas Pariwisata bahkan hanya memberikan bantuan majalah,” katanya kepada Harian Jogja saat ditemui di kampusnya, Senin (30/9/2013).

Festival Teater Remaja Nusantara 2013 merupakan kegiatan berskala nasional yang diikuti sebanyak 21 kelompok teater, perwakilan dari SMA/SMK di sembilan provinsi di Indonesia meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera, DIY, Sulawesi Tengah, Kalimantan dan DKI Jakarta.

“Mereka menyisihkan 38 kelompok lainnya. Penyeleksian dilakukan melalui video pendek yang dikirimkan kepada kami,” ujar Basundra.

Demi menutup kekurangan dana, Basundra bersama kawan-kawannya terpaksa mengamen di Malioboro. Selain itu, mereka juga meminta sumbangan dengan mendatangi toko-toko yang ada di sekitaran kampus ISI.