PEMILU 2014 : Pengadaan Logistik TPS Dilakukan Berjenjang

09 Oktober 2013 19:30 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja bersiap melakukan pengadaan logistik untuk kelengkapan tempat pemungutan suara seperti formulir, gembok kotak suara, alat pencoblos dan alat tulis untuk panitia penyelenggara pemungutan suara.

"Sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan KPU Daerah Istimewa Yogyakarta beberapa waktu lalu, pengadaan logistik pemilu akan dilakukan berjenjang. Mulai dari KPU RI, KPU di tingkat provinsi dan KPU di tingkat kota/kabupaten memiliki tugas pengadaan yang berbeda-beda," kata Ketua KPU Kota Jogja, Nasrullah di Rabu (9/10/2013).

KPU Pusat akan bertanggung jawab dalam pengadaan surat suara, sedang KPU DIY akan bertanggung jawab pada pengadaan bilik dan kotak suara, sedang KPU kota/kabupaten akan melakukan pengadaan logistik kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS).

Nasrullah mengatakan, dana yang disiapkan untuk melakukan pengadaan kelengkapan TPS adalah sekitar Rp200 juta sehingga proses pengadaan akan ditempuh dengan mekanisme penunjukan langsung dan bukan melalui sistem lelang.

"Kepastian jumlah logistik akan ditetapkan setelah kami menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah pemilih tersebut akan menjadi dasar untuk menghitung kebutuhan logistik," katanya.

Nasrullah menambahkan, KPU Kota Jogja masih memiliki bilik dan kotak suara yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan Pemilu 2014.

"Dengan tidak mengusulkan bilik dan kotak suara baru, maka dana yang dihemat bisa mencapai Rp700 juta. Bilik dan kotak suara itu digunakan sejak Pemilu 2004," katanya.

Nasrullah bahkan menyebut, bisa meminjamkan bilik dan kotak suara yang berlebih ke KPU kabupaten lain yang masih kekurangan logistik.