Advertisement
ROYAL WEDDING NGAYOGYAKARTA : Hindari Keramaian, Sultan Tinjau Kereta Sore Hari
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Kurang dari dua minggu, Pernikahan Ageng Gusti Kanjeng Ratu Hayu terus dipersiapkan. Tak terkecuali, Kereta Kraton dipersiapkan dengan matang untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Rabu (9/10/2013), pukul 07.30 WIB, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dijadwalkan mengunjungi Museum Kraton di Jalan Rotowijayan (barat Pagelaran Kraton).
Advertisement
Oleh adik tirinya Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, Sultan diminta untuk mengecek langsung Kereta Kiai Wimono Putro, kereta peninggalan Hamengku Buwono VII yang telah selesai direnovasi.
Pagi-pagi, kereta telah disiapkan di lorong utama museum. Nampak seorang abdi dalem lengkap dengan surjannya berdiri berada tak jauh dari kereta tersebut. Ia adalah Mas Kliwon Rotodiwiryo.
Kliwon atau akrab dipanggil Widodo adalah Abdi Dalem Kuda Kraton yang ditunjuk Sang Raja untuk menjadi kusirnya mengendarai Wimono Putro itu.
Setengah jam ditunggu, Sultan tak kunjung datang. Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Humas dan Protokoler Iswanto yang sudah lebih dulu datang mengkonfirmasi batalnya kedatangan gubernur itu ke museum.
Di Kantor Gubernur, Kepatihan, Sultan mengklarifikasi batalnya tinjauan itu. “Nanti saja kalau sore kan sepi ketika sudah tutup. Kalau pagi, banyak turis-turis ndak nanti malah dijak potret-potret,” ujarnya sambil berkelakar.
Ia mengatakan, selama ini Sultan tak pernah menaikinya. Kereta itu dipilihnya karena hanya sekadar untuk resepsi pernikahan. Berbeda dengan Kereta Kanjeng Kiai Garudayaksa yang khusus untuk penobatan putra mahkota sebagai raja.
Sultan bermaksud untuk mengecek kereta itu dari segi keamaman bukan hanya soal interior kereta. ”Jok perlu diganti. Kendali kuda perlu diganti. Nanti kalau patah piye karena sudah lama. Jarane mlayu, kereta terus jlog [ambruk],” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




