Advertisement
BANJIR KALI CODE : Warga Ingin Perbaikan Jalur Evakuasi dan Simulasi Bencana
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Warga di bantaran Kali Code meminta Pemerintah Kota Jogja kembali menata jalur evakuasi yang sudah rusak dan bahkan hilang. Warga juga minta agar Pemkot memaksimalkan simulasi bencana di kawasan tersebut.
Permintaan muncul lantaran masih tingginya ancaman banjir lahar air hujan di sekitar sungai yang melintasi tujuh kecamatan dan 14 kelurahan di Kota Jogja.
Advertisement
"Sampai saat ini belum ada simulasi bencana dan sosialisasi dari pihak Pemkot," kata Yanto, 43, warga Lowanu RT21/RW74 Mergangsan, Kamis (30/10/2013).
Ia menambahkan, keberadaan simulasi dan sosialisasi penanggulangan bencana penting dilakukan. Apalagi, saat ini intensitas curah hujan sudah mulai tinggi.
"Sebelum hujan terus mengguyur, alangkah baiknya Pemkot melakukan hal tersebut," imbuhnya.
Sembari melakukan langkah tersebut, kata dia, pembenahan infrastruktur di bantaran Sungai Code perlu dilakukan.
Adapun pembenahan itu, kata dia, bisa meliputi pengerukan sedimen yang ada di Sungai Code dan juga perbaikan terhadap jalur evakuasi warga.
Dia mengungkapkan, setelah banjir lahar air hujan 2011 lalu, jalur evakuasi di kawasan itu kini rusak bahkan hilang.
"Pada 2011 lalu, luberannya sampai di tempat saya. Dulu ada jalur evakuasinya. Sekarang sudah hilang. Begitu juga di seberang sungai," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement




