Advertisement
Curi Pisang, Warga Galur Dikeroyok Warga
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO - Keberentungan masih menyelimuti Supandi, 38, warga Dusun Kundung, Desa Banaran, Kecamatan Galur yang menggasak pisang di Dusun Sungapan, Desa Tirtorahayu, kecamatan setempat, Selasa (3/12/2013) petang. Dia lolos dari maut ketika puluhan warga menghajarnya setelah kedapatan mencuri pisang milik Parto Wiyono, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pencurian.
Penangkapan Supandi terjadi setelah melalui proses kejar-kejaran. Bapak satu anak ini ditangkap di Dusun Barongan, Desa Nomporejo, Kecamatan Galur atau sekitar lima kilometer dari tempatĀ dia kedapatan menjalankan aksi.
Advertisement
Peristiwa ini bermula ketika ada dua warga yang sudah mengintai Supandi saat menjalankan aksi sekitar pukul 17.30 WIB. Warga yang telah mengintai tersebut lantas memberi tahu warga lainnya mengenai adanya pencurian pisang di sebuah kebun milik warga setempat.
"Tak lama setelah itu, beberapa warga datang dan melihat si pelaku ini bersama sejumlah pisang yang sudah dimasukkan dalam karung, siap untuk diangkut," ujar Kapolsek Galur, Komisaris Polisi Bonifasius Slamet saat ditemui wartawan, Rabu (4/12/2013).
Petugas di Polsek Galur juga dibuat heran dengan Supandi. Pasalnya tak ada satu bekas luka pun di sekujur tubuhnya. Padahal warga yang mengeroyoknya cukup banyak dan menghajarnya dengan sekuat tenaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





