Advertisement

BANDARA KULONPROGO : Warga Glagah Minta Patok Penanda Lokasi Dicabut

Sabtu, 11 Januari 2014 - 15:39 WIB
Nina Atmasari
BANDARA KULONPROGO : Warga Glagah Minta Patok Penanda Lokasi Dicabut

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO- Warga Desa Glagah Kecamatan Temon Kulonprogo meminta patok penanda lokasi bandara yang sudah dipasang Tim Persiapan Pembangunan Bandara Baru (P2B2), dicabut.

Sarijo, tokoh masyarakat Glagah, mengungkapkan warga meminta patok-patok yang tertancap di Glagah dicabut. Diperkirakan, terdapat 10 patok yang terpasang di Desa Glagah. Yalni di Dusun Bebekan, Loh Gede, Glagah, dan sebagainya.

Advertisement

“Kalau Pak Kades tidak berani mencabut patok, kami [warga] yang akan menjebol,” tegasnya, Jumat (10/1/2014).

Sebagai kepala desa yang dipilih warga, kata dia, sudah seharusnya membela kepentingan masyarakat, termasuk menggagalkan pembangunan bandara karena sejak awal warga menolak.

Ia mengandaikan, tidak menutup kemungkinan Kades akan dituntut warga untuk mundur dari jabatannya jika tidak berhasil memenuhi keinginan warga.

Parman, warga Glagah lainnya, mengatakan, warga ingin janji Kades saat pemilihan dipenuhi. “Saat itu Pak Kades berjanji akan berpihak pada warga,” ungkitnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan pemasangan patok tanpa seizin warga.

Kades Glagah, Agus Parmono, menuturkan, pencabutan patok bukanlah wewenangnya karena pematokan dilakukan BPN dan PT Angkasa Pura I.

“Saya tidak berani karena pemerintah desa hanya disuruh menyaksikkan pematokan,” tukasnya.

Kendati demikian, ia berjanji akan melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Agus juga menepis pernah berjanji akan menggagalkan pembangunan bandara.

Sekretaris Daerah Kulonprogo, Astungkoro, mengatakan belum mendapat informasi terkait dengan kejadian tersebut. Menurut dia, tujuan utama dari pemasangan patok untuk memberitahu warga batas-batas daerah yang terkena bandara.

“Dasar dari pematokan ini dari izin penetapan lokasi, dan bisa diketahui siapa saja warga yang terdampak beserta luasannya,” tandas dia. Terkait tindakan selanjutnya, ia akan melakukan pembahasan secara internal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement