Advertisement
Warung yang Digerebeg Ormas di Gunungkidul, Dulu Milik Oknum Polisi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warung minuman keras di Karangrejek Wonosari Gunungkidul yang digerebeg oleh organisasi masyarakat (ormas) Front Jihad Islam (FJI) dan Hizbullah, sebelumnya adalah milik seorang oknum poisi. Dalam aksi sweeping itu, pemilik warung terluka.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Polisi Suhadi mengatakan, sampai Minggu (2/2/2014) siang belum ada laporan korban pemukulan akibat aksi sweeping yang dilakukan ormas Hizbullah dan FJI. Kendati demikian, Suhadi akan melakukan penyelidikan. “Tetap akan kita selidiki,” kata dia.
Advertisement
Terkait tuduhan penjual miras adalah Oknum polisi, Suhadi menyatakan, warung milik Mamik awalnya memang milik oknum polisi namun saat ini warung yang jual miras tersebut statusnya adalah bukan milik oknum polisi karena statusnya sudah bercerai.
“Itu yang jual [miras] mantan istri polisi, jadi bukan anggota polisi,” papar Suhadi.
Suhadi juga menolak dikatakan tidak menanggapi laporan masyarakat. Menurutnya warung miras di Karangrejek sudah berkali-kali dirazia dan pemiliknya sudah bolak-balik menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan.
“Namun kenyataannya masih jualan mungkin karena denda pengadilan terlalu ringan sehingga yang bersangkutan terus mengulangi,” tandas Suhadi.
Dalam kegiatan sweeping pada Sabtu (1/2/2014) itu, anggota FJI dan Hizbullah mengamankan 69 botol Wisky, 91 Vodka, 230 botol Ciu, 5 botol Eceland, dan 9 botol Wisky ukuran besar. Ratusan botol miras itu kini diamankan di Mapolres Gunungkidul. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pasang Penghalang di Rel Kereta Api, Warga Dipolisikan PT KAI
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement



