OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Bidang Perencanaan dan Statistik Bappeda DIY Beny Suharsono mengatakan http://www.harianjogja.com/baca/2014/02/08/dana-keistimewaan-diy-2015-diusulkan-rp1-triliun-488093" target="_blank">pagu Dana Keistimewaan (Danais) DIY 2015 itu didasarkan pada rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang berlaku hingga 2017.
Hingga tiga tahun mendatang itu, Danais tepatnya dipatok pada Rp1,2 triliun.
Ia mengatakan, sesuai amanat dari peraturan daerah istimewa, pagu itu pengalokasian detailnya akan dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).
Tapi, tidak akan ada jadwal khusus, konsultasi publik itu dibarengkan dengan Musrenbang APBD. Sebab, danais itu sebenarnya menjadi bagian dari pemasukan APBD setelah ditransfer oleh Pusat. “Musrenbang itu pertama kali akan dilakukan 13 Februari.”
Disinggung apakah danais akan banyak lari ke program fisik, Beny mengatakan Pemda merencanakan pada 2015 akan fokus pemberdayaan masyarakat, semisal pengembangan desa budaya. Dari situ akan mudah dicermati penting tidaknya program fisik.
Dia berharap Peraturan Daerah Keistimewaan (Perdais) turunan lima pilar keistimewaan bisa diselesaikan tahun ini. Sebab, Perdais turunan itu akan menjadi panduan eksekutif dalam membuat program keistimewaan, sehingga tidak ada lagi program ngawur dengan memberi embel-embel istimewa seperti pencegahan malaria di Kokap, Kulonprogo dengan media wayang pada akhir tahun lalu.
Untuk mempermudah pengendalian danais itu, Bappeda juga akan memusatkan urusan masing- masing keistimewaan. Di bidang kebudayaan, misalnya, pimpinan programnya hanya di Dinas Kebudayan, pertanahan di Biro Tata Pemerintahan, kelembagaan di Biro Organisasi, dan tata ruang di Dinas Pekerjaan Umum.
“Sebelumnya kan masih tersebar di seluruh SKPD sehingga pengendaliannya sulit,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Karhutla di TNBTS mulai terkendali. Api aktif sudah tidak ditemukan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.