Perjalanan Wisnus Tembus 938,84 Juta hingga September 2026
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Lima pasangan yang menginap di salah satu hotel Jalan Wonosari-Baron, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari Gunungkidul diamankan jajaran Polsek Wonosari, Sabtu (8/2/2014) malam. Mereka dibawa ke Mapolsek karena tidak bisa menunjukan surat nikah.
Kelima pasangan tersebut masing-masing berinisial SB, 27, dan DA, 20, keduanya warga Kecamatan Tepus; SU, 23 dan OS, 19, keduanya warga Kecamatan Karangmojo; AW, 20, warga Kecamatan Wonosari dan CD, 20, warga Kecamatan Nglipar; RIS, 36, warga Wonosari dan EU, 26, warga Bantul; serta TAR, 37, Warga Solo dan IS, 46, warga Kecamatan Paliyan.
Kepala Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Besar Polisi Faried Zulkarnaen mengatakan, lima pasangan yang diamankan didata dan dibina. Setelah didata, lima pasangan itu membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. “Setelah dibina kita pulangkan lagi,” kata Faried.
Menurut Faried, kelima pasangan terjaring razia gabungan Polsek Wonosari, Polsek Playen dan Polsek Paliyan itu dalam rangka cipta kondisi dengan sasaran minuman keras (Miras) dan tempat hiburan malam yang diduga menjadi ajang prostitusi. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Pansus DPRD Kota Jogja meminta RIPPARDA 2026–2045 memperkuat keselamatan wisatawan, mitigasi bencana, dan layanan wisata kesehatan.
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Sebanyak 78 titik blankspot internet ditemukan di Gunungkidul. Diskominfo menyiapkan perluasan jaringan telekomunikasi pada 2028.
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut.