Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Warga bekerja bakti membersihkan rumah milik Yusowiyono, 80, di Dusun Suruh, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari yang rusak kena longsor, Senin (10/2/2014). (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Harianjogja.com, JOGJA-Rumah milik Yusowiyono, 80, di Dusun Suruh, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, rusak kena longsor, Senin (10/2).
Rumah Yusowiyono yang terbuat dari dinding bambu membentuk limasan itu nyaris rata dengan tanah setelah tertimpa material dari tebing setinggi 11 meter di belakang rumahnya yang ambruk sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum longsor, hujan deras disertai angin melanda wilayah tersebut.
“Pas hujan deras dan mati lampu saya sama anak dan cucu saya masih dalam rumah,” kata Yusowiyono di sela-sela memperbaiki rumahnya, Selasa (11/2/2014).
Beberapa saat setelah hujan reda, Yusowiyono mendengar suara gemuruh di belakang rumahnya.
Dia pun langsung keluar rumah. Setelah melihat tebing mulai terlihat bongkahan tanah dia langsung megajak anak dan cucunya ke luar rumah.
“Setengah jam kemudian tanah dan batu masuk ke dalam rumah,” kata Yusowiyono.
Seketika dia langsung minta bantuan warga namun karena kondisinya gelap perbaikan rumah dilakukan keesokan harinya, sementara dia mengungsi di rumah tetangga yang aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul Budi Harjo mengaku instansinya masih menghitung kerugian akibat bencana longsor tersebut. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi longsor di wilayah Gedangsari masih mungkin terjadi mengingat curah hujan masih tinggi.
Budi menyatakan Gedangsari merupakan salah satu wilayah yang masuk zona merah bahaya tanah longsor karena letak goegrafisnya yang bertebing. Kondisi tanah juga labil jika terus menerus tertimpa hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.
Film Laut Bercerita tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026, sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda.
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 24–27 Agustus 2026. Simak wilayah perairan yang berpotensi terdampak.