Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Penyebab Belum Pasti
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
JIBI/Solopos/Agoes Rudianto Pelajar menggunakan masker dan payung saat berangkat sekolah di Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (14/2). Mereka terpaksa pulang lagi ke rumah karena sekolah diliburkan pasca hujan abu yang mengguyur Kota Solo sebagai dampak erupsi Gunung Kelud di Kediri.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dampak erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur juga terasa di Kulonprogo, seluruh ruas jalan dipenuhi abu dengan ketebalan rata-rata lima centimeter. Akibatnya, sekolah diliburkan dan diperkirakan proses belajar mengajar akan berlangsung kembali pada Senin mendatang.
Kabag Humas Setda Kulonprogo, Rudy Widyatmoko, mengatakan, sekolah diliburkan untuk mengantisipasi dampak abu bagi kesehatan. Kendati demikian, para guru diharapkan tetap masuk sekolah.
“Kebijakan sementara dari Dinas Pendidikan Kulon Progo, siswa tidak melakukan proses belajar mengajar di sekolah sampai hari Minggu, karena dampak abu yang sangat tebal di banding letusan Merapi,” ujarnya, Jumat (14/2/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.