Polri Geser Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Pengamanan VVIP
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
JIBI/Solopos/Agoes Rudianto Pelajar menggunakan masker dan payung saat berangkat sekolah di Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (14/2). Mereka terpaksa pulang lagi ke rumah karena sekolah diliburkan pasca hujan abu yang mengguyur Kota Solo sebagai dampak erupsi Gunung Kelud di Kediri.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dampak erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur juga terasa di Kulonprogo, seluruh ruas jalan dipenuhi abu dengan ketebalan rata-rata lima centimeter. Akibatnya, sekolah diliburkan dan diperkirakan proses belajar mengajar akan berlangsung kembali pada Senin mendatang.
Kabag Humas Setda Kulonprogo, Rudy Widyatmoko, mengatakan, sekolah diliburkan untuk mengantisipasi dampak abu bagi kesehatan. Kendati demikian, para guru diharapkan tetap masuk sekolah.
“Kebijakan sementara dari Dinas Pendidikan Kulon Progo, siswa tidak melakukan proses belajar mengajar di sekolah sampai hari Minggu, karena dampak abu yang sangat tebal di banding letusan Merapi,” ujarnya, Jumat (14/2/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
YIA tetap beroperasi normal meski 30 penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.
BMKG memprakirakan cuaca Senin didominasi cerah berawan hingga berawan tebal. Simak prakiraan cuaca dan suhu lima wilayah DIY.
Anggaran Banper MBG 2027 dipangkas Rp30 triliun menjadi Rp232,5 triliun. BGN tetap menargetkan 72,46 juta penerima manfaat.
Kemenkes menerbitkan SE terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Simak imbauan untuk fasilitas kesehatan dan masyarakat.
Perguruan tinggi perlu memastikan lingkungan kampus terbebas dari kekerasan serta memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani kasus ketika kekerasan terjadi.