HARIAN JOGJA HARI INI : Makelar Kuasai Pesisir Gunungkidul

21 Februari 2014 10:38 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harian Jogja edisi Jumat (21/2/2014):

Makelar Kuasai Pesisir Gunungkidul
GUNUNGKIDUL – Banyak tanah terutama di pesisir pantai Gunungkidul berpindah tangan karena dibeli pemilik modal. Sayangnya pemilik modal tersebut diduga sebagai makelar yang mencari keuntungan dengan memanfaatkan berkembangnya wisata Gunungkidul.
Mantan Camat Saptosari Mujiyono mengaku di wilayahnya hampir tidak ada tanah yang berstatus milik warga di tepi jalur yang dilalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sampai pantai. Tanah-tanah tersebut sudah banyak dibeli oleh pemodal besar.

UGM Hapus Larangan Ateisme
JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) melarang mahasiswanya untuk melakukan tindak kekerasan atas nama agama. Pelarangan itu diwujudkan dalam revisi Peraturan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jokowi Tahu Pelakunya
JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menemukan tiga alat sadap di rumah dinasnya Jl. Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Ia juga menyebut penyadapan sudah berlangsung selama dua bulan. Alat sadap ditemukan Jokowi, pada Desember 2013. Namun ia memilih diam dan tidak mengungkapkannya ke publik.

Tanggap Darurat Berakhir
JOGJA—Status tanggap darurat DIY dinyatakan berakhir, meski abu vulkanik Gunung Kelud belum bersih total dan korban gangguan kesehatan meningkat. Di Jogja, total penderita gangguan pernapasan akibat abu mencapai ribuan.
“Tanggap darurat tidak akan diperpanjang, selesai hari ini,” ujar Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kamis(20/2/2014).

Pariwisata Kaliurang Rugi Rp600 Juta
SLEMAN—Debu abu vulkanik yang belum teratasi secara tuntas hingga kini, berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Sleman. Semua objek wisata sempat ditutup sementara dan beberapa agen wisata juga harus membatalkan jadwal perjalanan wisata akibat situasi yang tidak mendukung.

Ngantor Bareng Hanya 5 Hari
BANTUL-Selama Februari 2014, DPRD Bantul banyak kegiatan di luar kantor, termasuk kunjungan kerja (kunker) ke luar Jawa. Terakhir, Rabu (19/2) anggota Komisi B dan D kunker ke Bali.
Kunker DPRD Bantul bukan kali ini saja terjadi, sepanjang bulan ini, tercatat hampir setiap pekan para wakil rakyat itu plesir ke luar daerah. Pada jadwal kegiatan DPRD Bantul sepanjang Februari tercatat, agenda kunker ke luar daerah, baik bertujuan studi banding maupun konsultasi selalu ada setiap pekan. Tetapi memang tidak semua anggota dewan berjumlah 45 orang berangkat kunker secara bersamaan.

Pedagang Boleh Jualan di Trotoar
KULONPROGO-Pemkab Kulonprogo mengizinkan pemilik kios di Stasiun Wates menempati areal trotoar yang berada di selatan Stasiun Wates untuk berjualan sembari menunggu pembangunan kios permanen dari PT Kereta Api Indonesia selesai.

Deja Vu
LONDON-Dua kegagalan eksekusi penalti dan sebuah kartu merah menjadikan duel leg pertama babak 16 besar antara Arsenal versus Bayern Munich di Stadion Emorates, london, Kamis (20/2/2014) dini hari WIB, berjalan penuh drama.

7 Fokus Persiba Bantul
Jajaran pelatih Persiba Bantul menilai penyebab kekalahan telak dari PSM Makassar, Rabu (19/2) lalu adalah buruknya koordinasi antarlini. Sementara, kinerja deretan pemain yang bertanggung jawab dalam pertahanan tim menjadi sorotan.

Lebih lengkap Anda bisa membaca Harian Jogja dalam versi cetak. Harian Jogja bisa anda dapatkan dengan Rp2.000 di agen terdekat.
Selamat membaca. Harian Jogja, Berbudaya, Membangun Kemandirian.