ANGGARAN SURAT SUARA PEMILU
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan validasi surat suara peserta Pemilu Legislatif 2014, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (4/2). Tender surat suara dan pendistribusian oleh 15 percetakan tersebut, menggunakan pagu anggaran Rp 841.167.728.000 dengan total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 345.098.567.836, sehingga KPU menghemat anggaran APBN Rp 415.021.008.880. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengkhawatirkan persediaan surat suara dan surat suara cadangan untuk daerah setempat tidak mencukupi bagi seluruh kategori pemilih.
Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib mengatakan kemungkinan besar terjadi kekurangan surat suara karena jumlah mahasiswa di Jogja diperkirakan melebihi cadangan 2% surat suara yang disediakan.
"Apabila mereka nanti sebagian besar memilih di Jogja dengan masuk daftar pemilih khusus atau bahkan daftar pemilih khusus tambahan saat hari H pencoblosan, dikhawatirkan surat suara akan kurang," katanya, Kamis (3/4/2014).
Jumlah mahasiswa yang tersebar di seluruh perguruan tinggi di DIY diperkirakan mencapai 300 ribu orang, sedangkan surat suara cadangan dua persen dari DPT yang telah ditentukan hanya 54.472 lembar.
"Kami dibantu oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia [Komnas HAM] tentu akan tetap mewaspadai ini (kekurangan surat suara), karena berkaitan dengan terpenuhinya hak suara warga negara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: