Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Penyebab Belum Pasti
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
dokumen
Harianjogja.com, KULONPROGO—Berniat mengisi perut di sela-sela menanam padi, lima warga Pedukuhan Seworan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates dan dua orang warga Kecamatan Pengasih mengalami keracunan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wates, Senin (21/4/2014).
Ketujuh korban tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari kakak beradik dan keponakan, serta satu orang cucu, antara lain, Kamilah, 40, Mujiyati, 46, Tumiyem, 58, Sukirah, 49, Desi Aryanti, 29 serta Nining Supriyanti, 30 beserta anaknya, Rido Rizki Abila, 5.
Peristiwa tersebut bermula saat para korban menanam padi di areal sawah yang berada di Triharjo. Sekitar pukul 08.00 WIB mereka menyantap beberapa jajanan pasar, antara lain, growol, tempe benguk, tahu bacem, pentho, yang dibeli di Pasar Teteg Kulon, dan minum air teh.
Tiga puluh menit kemudian, mereka merasakan pusing, mual, kaki lemas dan muntah. Menyadari kondisi badannya melemah, ketujuh orang tersebut pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, sebagian dari mereka sempat minum air kelapa muda, namun kondisi tidak kunjung membaik. Salah satu anggota keluarga meminjam mobil tetangga dan mengantar ketujuh orang tersebut ke RSUD Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.