Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
dokumen
Harianjogja.com, KULONPROGO—Berniat mengisi perut di sela-sela menanam padi, lima warga Pedukuhan Seworan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates dan dua orang warga Kecamatan Pengasih mengalami keracunan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wates, Senin (21/4/2014).
Ketujuh korban tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari kakak beradik dan keponakan, serta satu orang cucu, antara lain, Kamilah, 40, Mujiyati, 46, Tumiyem, 58, Sukirah, 49, Desi Aryanti, 29 serta Nining Supriyanti, 30 beserta anaknya, Rido Rizki Abila, 5.
Peristiwa tersebut bermula saat para korban menanam padi di areal sawah yang berada di Triharjo. Sekitar pukul 08.00 WIB mereka menyantap beberapa jajanan pasar, antara lain, growol, tempe benguk, tahu bacem, pentho, yang dibeli di Pasar Teteg Kulon, dan minum air teh.
Tiga puluh menit kemudian, mereka merasakan pusing, mual, kaki lemas dan muntah. Menyadari kondisi badannya melemah, ketujuh orang tersebut pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, sebagian dari mereka sempat minum air kelapa muda, namun kondisi tidak kunjung membaik. Salah satu anggota keluarga meminjam mobil tetangga dan mengantar ketujuh orang tersebut ke RSUD Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.