Anggaran Terbatas, Penataan Wajah Kota Wonosari Mandek
Penataan kawasan ibu kota Kabupaten Gunungkidul di Wonosari belum dilanjutkan karena keterbatasan anggaran dan prioritas infrastruktur.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki musim kemarau, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul memetakan 77 desa berpotensi mengalami kekeringan.
Anggaran sebesar Rp800 juta pun disiapkan untuk mengatasi krisis tersebut.
Kepala Bidang Sosial Disnakertrans Gunungkidul Suyatmiatun mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mengatasi kekeringan di delapan kecamatan, terutama di wilayah yang tak memiliki mobil tangki air, yakni Semin, Playen, Nglipar, Ngawen, Girisubo, Rongkop, Tepus dan Panggang.
“Kecuali Karangmojo, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul berpotensi mengalami kekeringan tiap musim kemarau tiba. Kalau ada permintaan resmi, maka kami akan mengusahakan penyaluran air bersih ke daerah bersangkutan,” ujarnya, Senin (12/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan kawasan ibu kota Kabupaten Gunungkidul di Wonosari belum dilanjutkan karena keterbatasan anggaran dan prioritas infrastruktur.
Disdikpora DIY bakal mendata sekolah yang menolak MBG sekaligus mengevaluasi layanan SPPG dan pencegahan keracunan makanan.
KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang saat menggeledah rumah Dirjen PPTR Lampri dalam perkara dugaan suap pengurusan SHGB.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.